Risnandar Mahiwa
RIAUPOS.CO – Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa SSTP MSi menilai seleksi jabatan mesti berjalan untuk mengisi kekosongan jabatan. Ia tidak ingin ada opini macam-macam karena seleksi berlangsung jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024. Seleksi jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akhirnya bergulir. Adanya seleksi ini untuk mengisi posisi jabatan kepala dinas dan badan yang sudah lama kosong.
“Ini jangan sampai tergiring opini. Ada yang bertanya, kenapa Pak Pj tidak menunggu wali kota definitif. Nanti saya tanya balik ini kan jabatannya sudah lama kosong, kenapa seleksi tidak dibuka. Maka harus dibuka seleksinya segera,” ujarnya, Jumat (25/10).
Jabatan tersebut adalah jabatan yang saat ini masih dijabat pelaksana tugas. Posisi itu yakni Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru, DLHK Kota Pekanbaru dan Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru.
Pj wako menilai, siapa pun yang terpilih sebagai kepala daerah nanti tentu program dan layanan bagi masyakarat tetap berjalan. Ia menilai seleksi ini tidak ada persoalan.
“Ini murni dilakukan sesuai ketentuan berlaku, sehingga bisa terpilih kepala OPD terbaik dalam seleksi ini,” tambahnya.
Dirinya menyebut bahwa seleksi jabatan ini sudah mendapat lampu hijau dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB). Proses seleksi jabatan pun bisa dilakukan terhadap empat posisi jabatan itu.
“Tentu ini kita prioritaskan yang sudah lama kosong, agar bisa diisi pejabat defenitif pada tahun 2025 nanti,” sambungnya.
Dirinya menilai ketika diisi pejabat defenitif, ia tidak ingin pelayanan di OPD itu terganggu karena belum adanya pejabat defenitif hingga tahun depan. Kebijakan defenitif tentu kebijakan lebih penuh. Kondisi ini jelas berbeda ketika OPD dipimpin oleh pelaksana tugas.
“Program kita di tahun depan berjalan, tentu perlu diisi pejabat defenitif. Jangan ada lagi jabatan yang kosong,” tutupnya.(muh)
Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.