satlantas-polresta-pekanbaru-datangi-rumah-korban-laka-lantas
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Satuan lalu lintas (satlantas) Polresta Pekanbaru datangi korban tabrak lari yang masih berusia 8 tahun. NA (8) seorang bocah perempuan yang diduga korban tabrak lari seorang pengendara Ojol tampak tersenyum saat di kunjungi oleh Satlantas Polresta Pekanbaru di rumahnya di wilayah Kecamatan Payung Sekaki, Rabu (27/10/2021).
Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP Angga Wahyu P, SSos SIK bersama Kanit Laka IPTU Irsan Efendi, Kanit Turjawali IPTU Darmainil dan Kasubnit Dikyasa IPTU Ratna Wilis.
Saat kunjungan kerumah korban Kasat Lantas menyampaikan turut prihatin atas kejadian kecelakaan tersebut, ia juga menyampaikan apabila keluarga korban ingin pengurusan asuransi Jasa Raharja pihaknya siap membantu.
"Kita siap membantu korban untuk membuat laporan dan proses santunan Jasa Raharja,” ucap Kasat Lantas.
Selain itu Satlantas Polresta Pekanbaru juga menyerahkan bingkisan kepada korban yang saat itu didampingi oleh Nana, selaku orang tua korban.
"Terima kasih kepada Satlantas Polresta Pekanbaru atas kunjungan dan perhatiannya terhadap anak kami,” ucap Nana.
N yang saat itu menerima bingkisan dari Satlantas Polresta Pekanbaru tampak tersenyum sambil memeriksa isi bingkisan.
"Mudah mudahan cepat sembuh dan sekolahnya lebih semangat ya,” pungkas Kasat Lantas saat menyerahkan bingkisan.
Laporan: Bayu Saputra (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra
Kapolda Riau memimpin penanaman kembali mangrove rusak seluas 118 hektare di Rohil sebagai tindak lanjut…
Dishub Rohul mulai menertibkan truk besar yang masuk pusat Kota Ujung Batu. Kendaraan berat diwajibkan…
Astra Group Pekanbaru kembali menyalurkan beasiswa kepada 32 siswa berprestasi SD hingga SMA di KBA…
HSBL Bagansiapiapi Series 2026 memasuki laga penentuan. SMA Bintang Laut berpeluang menjadi juara, sementara aksi…
MK menegaskan sisa kuota internet merupakan hak konsumen yang bernilai ekonomi. Operator wajib menyediakan pilihan…
Kejati Riau menggeledah Kantor Disdik terkait dugaan korupsi pengadaan IFP 2024 senilai Rp9,6 miliar dan…