klaim-belum-ada-efek-samping
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Vaksinasi massal covid-19 di delapan lokasi mulai awal pekan ini dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Dari 11 ribu orang lebih yang divaksin, diklaim belum ada yang menunjukkan efek samping.
Asisten I Bidang Pemerintah Sekretariat Kota (Setko) Pekanbaru Drs H Azwan MSi, Rabu (26/5) kemarin mengatakan, jumlah masyarakat yang mendapat suntik vaksin mencapai 11.349 orang. Mereka mendapat vaksin dalam dua hari ini.
"Sudah sebelas ribu lebih yang sudah divaksin dalam dua hari ini. Ini kita lakukan serentak di beberapa tempat," kata dia.
Ia merinci, sebanyak 5.492 orang mendapat suntik vaksin pada, Senin (24/5). Sedangkan pada, Selasa (25/5) sebanyak 5.857 orang.
Menurutnya, selama proses vaksinasi massal tidak ada penerima vaksin yang mengalami efek samping. Ia memastikan proses pemberian vaksin aman. Belum ada warga yang merasakan keluhan berat pasca vaksinasi.
Azwan menegaskan bahwa masyarakat bisa mendapat vaksin covid-19 di lokasi vaksinasi massal yang telah di sediakan. Pemerintah kota menyelenggarakan penyuntikan vaksin di beberapa tempat.
Diantaranya, Puskesmas Rejosari, RSD Madani, Gedung Guru Kota Pekanbaru, Gedung Serba guna Rumbai dan Perkantoran Tenayan Raya. "Kemudian ada juga pelaksanaan vaksinasi massal di Stadion Kaharuddin Nasution dan Gereja HKBP Jalan Hangtuah," terangnya.
Vaksinasi massal rencananya berlangsung hingga Sabtu (29/5). Masyarakat bisa datang langsung ke lokasi tersebut dan menunjukkan identitas diri (KTP) untuk mendapatkan vaksin.
Ia mengungkapkan, tim percepatan vaksinasi Covid-19 memasang target sebanyak 50 ribu warga sudah vaksin pada akhir pekan ini. Sehingga target vaksin 700 ribu warga Pekanbaru hingga akhir tahun dapat dipenuhi.(yls)
Laporan : M ALI NURMAN (Pekanbaru)
Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran gaji ke-13 dan THR bagi PPPK Paruh Waktu dalam RAPBD…
Pemprov Riau menyiapkan senam bersama dan penanaman 2.200 pohon di Stadion Utama Riau untuk memeriahkan…
Pensiunan PNS berinisial AL di Bangkinang ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah…
Pemkab Inhil mulai memverifikasi data pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai tahapan awal relokasi untuk mewujudkan…
Sebagian pedagang Pasar Kodim mulai membongkar lapak setelah mendapat peringatan. Namun, sebagian lainnya masih ragu…
Niat membeli sofa lewat media sosial, warga Pekanbaru malah tertipu hingga Rp300 juta. Polisi menangkap…