Categories: Pekanbaru

Polda Tingkatkan Status ke Penyidikan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)  —  Penyelidikan dugaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area konsensi PT Duta Swakarya Indah (DSI), rampung. Kini, Kepolisian Daerah (Polda) Riau telah meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan. 

Lahan milik perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kepala sawit itu terbakar pada area H-19, Desa Sangkemang, Kecamatan Koto Gasib, Siak, Rabu (18/2) lalu. Atas kebakaran itu, tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) menindaklanjuti ke lapangan untuk melakukan penyelidikan. 

Dalam penyelidikan itu, penyelidik meminta keterangan sejumlah saksi-saksi, ahli serta pengecekan lahan terbakar ke tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan, hasil pengukuran lahan yang terbakar itu seluas 9,4 hektare. 

Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Andri Sudarmadi dikonfirmasi mengakui, pihaknya tengah mengusut kebakaran lahan di area konsensi PT DSI, Siak.

Dikatakan dia, penanganan perkara tersebut sudah naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan. "Iya, (dugaan kebakaran lahan di PT DSI) sudah naik ke tahap penyidikan pada Maret," ungkap  Andri Sudarmadi kepada Riau Pos, Kamis (26/3).

Ditingkatkannya status perkara ke tahap penyidikan diyakini, setelah penyidik menemukan peristiwa pidana serta dua alat bukti permulaan yang cukup. Hal itu, disinyalir berkaitan adannya kelalaian pihak perusahaan sehingga terjadi kebakaran lahan.

Saat ini, ditambahkan mantan Wadirresnarkoba Polda Riau, pihaknya telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi untuk merampung proses penyidikan tersebut. "Sudah ada beberapa (saksi yang diperiksa)," sebutnya.  

Tak hanya karhutla di lahan perusahaan, Polda Riau berserta jajaran telah menetapkan 55 tersangka yang bertanggung jawab atas kebakaran lahan seluas 223,1675 hektare di Bumi Lancang Kuning. Para tersangka itu, atas 47 laporan polisi yang ditangani pihak Kepolisian sejak Januari 2020 lalu.

"Untuk tersangka perorangan ada 55 orang. LP ada 48, satu di antaranya dugaan kebakaran lahan di PT DSI," tambah Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.

Terhadap perkara itu, tambahnya ditangani oleh Ditreskrimsus dan  sembilan Polres. Di antaranya Polres Indragiri Hulu (Inhu) menangani dua perkara dan menjerat empat tersangka dan Polres Bengkalis menangani dua belas kasus dengan tiga belas tersangka, serta Polresta Pekanbaru mengusut tiga perkara dengan empat tersangka. 

Kemudian, Polresta Dumai menetapkan tiga orang tersangka dari tiga perkara, Polres Siak menangani tiga perkara dengan empat tersangka. Polres Rokan Hilir (Rohul) mengusut sebelas perkara dengan 13 tersangka. Polres Indragiri Hilir (Inhil) menangani delapan perkara dan sembilan tersangka, Polres Kepulauan Meranti empat perkara dan empat tersangka, serta Polres Pelalawan satu perkada dengan satu tersangka.

"Polres Bengkalis paling banyak menangani perkara karhutla, dengan 12 LP dan 13 tersangka. Untuk tersangka perusahaan belum ditetapkan," imbuhnya.(rir)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

2 hari ago