PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru, Kamis (26/11). Peristiwa itu bermula saat pengemudi mobil pengangkut ayam menabrak kendaraan yang parkir di depan Pasar Pagi Arengka.
Akibat peristiwa itu, satu sepeda motor dan mobil jenis MPV ringsek. Tiga orang mengalami luka-luka. Bahkan menyebabkan kemacetan.
Menurut keterangan pemilik sepeda motor Dewi (30), saat kejadian dirinya sedang berada di pasar. "Saya sedang mengantar barang dan motor diparkirkan di pinggir jalan. Kata orang-orang dia dari sana (arah SKA) terus ke sana (menuju Soekarno-Hatta) kencang," ucapnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Pekanbaru Kompol Emil Eka Putra mengatakan, pengemudi mobil ayam yang membawa penumpang hilang kendali di dekat Showroom Capela Isuzu.
"Sehingga pergerakannya melebar ke luar badan jalan sebelah timur. Kemudian bertabrakan dengan sepeda motor BM 2006 AAS yang sedang parkir," katanya.
Lalu, bertabrakan lagi dengan mobil BM 1068 VO yang dikendarai oleh Suryanto membawa penumpang bernama M Raihan.
Tak berhenti di situ, mobil ayam pun bertabrakan lagi dengan penumpang mobil yang sedang berjalan kaki (Ade Novie Dwi Lestari).
Mobil ayam yang hilang kendali pun semakin menjadi-jadi dan menabrak pengendara motor BM 2006 AAS yang juga sedang berjalan kaki bernama Dewi Kurnia Asih.
"Akibat dari kecelakan lalu lintas tersebut Ade Novie Dwi Lestari mengalami luka pada bagian bahu sebelah kanan dan memar di mulut. Lalu, di bawa ke RS Eka Hospital Pekanbaru," terangnya.
Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.