Categories: Pekanbaru

Korban Penganiayaan Minta Kepastian Hukum

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kasus penganiayaan antara sepasang kekasih kembali terjadi. Pengaduan itu pun telah dilaporkan ke Polresta Pekanbaru sejak sebulan terakhir. Meski begitu, belum ada penangkapan dari pihak berwajib.

Laporan itu disampaikan oleh korban berinisial S (26) warga Rumbai Pesisir kepada Polresta Pekanbaru pada 26 September 2020 kemarin. Dalam laporan tertulis itu bahwa korban dianiaya pacarnya berinisial A pada 24 September 2020 di Jalan Umban Sari, Rumbai, Pekanbaru. Artinya sudah dua bulan belum ada tindakalnjut dari laporan yang disampaikan.

Pemukulan itu terletak pada wajah bagian tulang hidung sebanyak sekali. Kemudian, di bagian lengan sebanyak dua kali. Sudah dilakukan visum ke RS Bhayangkara Polda Riau.

Hal itu disampaikan korban S yang didampingi Pengacara korban M Yunus Pane kepada Riau Pos. Sejak dilakukan pelaporan ke Polresta Pekanbaru hingga Rabu (25/11), pelaku mengganggu korban terhitung sebanyak dua kali. Sehingga korban merasa ketakutan dan terganggu psikologi dirinya dan orangtua.

“Pihak korban menginginkan agar dilakukan penjemputan kepada pelaku untuk kepastian hukum, karena melakukan intimidasi berulang-ulang. Contohnya, buat keributan malam hari di rumah korban yang diketahui RT RW setempat,” jelasnya.

Surat pemanggilan terhadap pelaku sudah dilayangkan dua kali dan diketahui keluarga. Kemudian, untuk surat pemberitahuan dimulainya pemanggilan (SPDP) sudah diserahkan ke keluarga dan diterima RT setempat sebanyak sekali, karena pelaku tidak ditempat. Sebab, pelaku keluar dari rumah pada malam hari.

Dilanjutkannya, untuk saksi ada tiga orang dari korban, teman korban, orangtua korban, dan saksi yang melihat kejadian kegaduhan. “Belum dipanggilnya pelaku, alasan penyidik katanya karena belum lengkap berkas,” terangnya.(sof)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

1 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

1 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

1 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

1 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

1 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

1 hari ago