kumpulkan-petugas-kebersihan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Bagian Umum Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau melaksanakan apel bersama petugas kebersihan, yang bekerja di lingkungan DPRD, Senin (25/10) pagi. Apel tersebut sekaligus memperlihatkan jumlah petugas kebersihan oleh rekanan, yakni PT Berkah Ridho Ilahi.
Ada sebanyak 61 orang petugas yang hadir pada saat itu. Terdiri dari pengawas, petugas admin dan pekerja kebersihan.
Hal itu diungkapkan Pengawas Perusahaan Zarfius, usai mengumpulkan para pekerja di dekat lapangan tenis DPRD Riau.
Kata dia, jumlah 61 pekerja yang berada di bawah perusahaannya benar adanya. Namun memang tidak semua ditempatkan bekerja di Gedung DPRD Riau. Ada beberapa orang yang ditempatkan khusus di kediaman atau rumah dinas pimpinan DPRD Riau.
"Jumlah itu termasuk juga bagian admin, pengawas, dan termasuk di luar gedung ini, yaitu di rumah pimpinan," jelasnya.
Ia menambahkan, semua pekerja melaksanakan tugas setiap harinya pada pagi dan sore hari. Kecuali yang berhalangan seperti izin dan sakit. Namun tugas untuk membersihkan bagian atau ruangan di gedung wakil rakyat tetap wajib bersih dan dipertanggung jawabkan. Karena mekanisme kerja petugas kebersihan berbeda dengan petugas di hotel.
"Mereka beda sama kerja di hotel, kalau di hotel kan kerjanya penuh 8 jam, kalau mereka ini pagi kerja, abis itu istirahat. Nanti sore bersihkan ruangan lagi, pokoknya pagi hari gedung sudah harus bersih," sambungnya.
Diakui Zarfius, para petugas tidak disiplin dalam memakai seragam sehingga tidak jelas mana yang petugas perusahaan. Dan ini juga menjadi sorotan perusahaan kepada petugasnya. Namun ia memastikan, para petugas sudah dibekali seragam untuk bekerja.
Bahkan pihaknya menyediakan dua seragam. Namun karena berbagai alasan dari pekerja, ada yang bekerja dengan seragam yang berbeda warna. "Seragam kita punya, ada dua, tadi ada yang beralasan pakaian basah dan lainnya. Saya juga tidak nyaman warna warni begitu," tegasnya.
Sementara itu, Kabag Umum DPRD Riau Erick, mengatakan jumlah petugas memang sesuai dengan yang di perjanjian. Dan sebagai pengawas, dia melihat jumlah petugas sudah sesuai dengan perjanjian.
"Alhamdulillah, jumlahnya cukup, dan kami sebagai pengawas mungkin nanti sekali dua bulan akan kita gelar apel lagi," imbuh Erick.(nda)
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…
Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…
Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…
Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…
Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…
Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…