Abdul Jamal Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru Abdul Jamal mengajak orang tua murid agar melaksanakan vaksin polio. Saat ini kegiatan imunisasi polio sedang digelar di sekolah-sekolah SD negeri.
‘’Mari orang tua murid ajak anak-anaknya bisa melaksanakan Polio, di sekolah sudah dimulai,’’ ujar Abdul Jamal, Rabu (24/7).
Adapun total sasaran dalam vaksinasi polio di Kota Pekanbaru mencapai 145 ribu anak. Mereka bisa datang ke layanan kesehatan yang ada di Kota Pekanbaru.
’’Kita berupaya agar mencapai target nasional yakni 95 persen anak,’’ tambah Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru, Indra Pomi Nasution.
Kota Pekanbaru merupakan kota transit sehingga perlu menggelar vaksin polio. Vaksinasi ini untuk mencegah polio menjangkiti anak-anak di Kota Pekanbaru.
Menurutnya, pemberian vaksin polio ini berlangsung di posyandu, puskemas dan rumah sakit serta SD negeri. Ada juga tim yang mendatangi sekolah serta pos pelayanan imunisasi terdekat.
Indra menyebutkan, warga bisa datang ke lokasi pemberian vaksin terdekat. Total ada 1.533 pos PIN untuk pemberian vaksin polio bagi anak-anak.
‘’Tidak cuma di layanan kesehatan saja, tapi juga ada di sekolah-sekolah hingga pusat perbelanjaan,’’ jelasnya.(ilo)
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.
Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.
PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.
Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu