Categories: Pekanbaru

DPRD Riau Pastikan Persiapan Launching Berjalan Baik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau melalui Komisi III menggelar rapat kerja bersama Direksi Bank Riau Kepri (BRK) Syariah, Senin (25/7). Pertemuan ini dipimpin langsung Ketua Komisi III Markarius Anwar. Hadir Direktur Utama BRK Andi Buchari beserta jajaran direksi untuk membahas mengenai persiapan peluncuran BRK Syariah yang dijadwalkan pada 22 Agustus 2022 mendatang.

Ketua Komisi III Markarius Anwar mengatakan, dari hasil pertemuan diketahui bahwa persiapan peluncuran BRK Syariah berjalan baik dan sesuai jalur. “Kita mengecek kesiapan BRK Syariah, tadi kita lihat progresnya sudah bagus,"kata Ketua Komisi III DPRD Riau Markarius Anwar, Senin (25/7).

"Mudah-mudahan launching pada 22 Agustus bisa terlaksana dengan baik, dan juga tasyakuran pada 10 Agustus. Tadi (kemarin, red), kami ingin mengetahui persiapan teknis, termasuk perubahan IT, layanan, dan lainnya. Tadi (kemarin, red) sudah tergambarkan. Semoga laporan ini sesuai dengan realita di lapangan,"tambahnya.

Politisi PKS Riau itu mengatakan, persiapan transisi BRK Syariah harus dilakukan secara matang jelang launching. Salah satu yang ditekankan dalam pertemuan itu adalah soal tidak boleh ada lagi pembukaan rekening secara konvensional.

“Pembukaan buku tabungan dan giro konvensional sudah tidak boleh lagi. Kalau nasabah masih memiliki rekening nonsyariah tetap dilayani sampai 19 Agustus. Itu juga persyaratan yang ditekankan agar dilakukan oleh unit-unit BRK Syariah," sambungnya.

Dalam waktu dekat, Komisi III akan turun langsung mengecek sejauh mana perubahan yang sudah dilakukan oleh unit-unit perbankan dalam proses masa transisi tersebut. Diharapkan dia, manajemen BRK Syariah dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan sangat baik sehingga peluncuran BRK Syariah nanti akan berdampak secara positif bagi nama perusahaan.

Sementara itu, Direktur Utama BRK Andi Buchari mengatakan sejumlah persiapan peresmian BRK Syariah sudah digesa dan ditargetkan rampung pada bulan ini. Di antaranya adalah proses perizinan yang sudah diurus ke sejumlah instansi terkait.

Pihaknya sudah mendapatkan izin prinsip dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat nomor 93 yang dikeluarkan pada 4 Juli 2022. “Surat ini kami terima 5 Juli, setelah itu kami langsung proses perizinan berikutnya, " ujarnya.

"Kami juga mengurus perizinan sistem pembayaran dari Bank Indonesia (BI), kemudian proses di Kementerian Keuangan dan Dirjen Pajak. Semua itu dirampungkan bulan ini dan target tasyakuran 10 Agustus itu permintaan Gubernur, sehari setelah HUT Riau,"kata dia.

Dengan layanan perbankan syariah, lanjut dia, secara otomatis keseluruhan sistem akan berubah mengacu pada UU nomor 21 tahun 2008. Mulai dari produk perbankan, jenis-jenis transaksi, penyaluran, penghipunan dana serta yang paling prinsip soal akad antara nasabah dan perbankan.(adv/nda)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

16 jam ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

16 jam ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

2 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

2 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

2 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

2 hari ago