FOTO BERSAMA: Menteri PAN-RB Syafruddin (tiga kanan duduk) beserta rombongan Pemerintah Kota Pekanbaru yang dipimpin Wako Dr H Firdaus ST MT (dua kiri berdiri) foto bersama dengan Duta Besar RI untuk Azerbaijan Dr H Husnan Bay Fananie MA (berpeci) dalam kunjungan di Azerbaijan, Selasa (25/6/2019).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Tepat pada peringatan Hari Jadi Ke-235 Kota Pekanbaru, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT berhalangan hadir. Wako berangkat dalam lawatan ke Azerbaijan. Dia terpilih diundang oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) karena dinilai berhasil membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru.
Rangkaian peringatan Hari Jadi Pekanbaru yang tak dihadiri Wako karena keberangkatannya ini adalah ziarah ke makam pendiri Pekanbaru dan sidang paripurna Hari Jadi Ke-235 Pekanbaru, Ahad (23/6). Ia diwakili oleh Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Mas Irba H Sulaiman, Selasa (25/6) menyampaikan hal ini. ‘’Wali Kota Pekanbaru diundang karena berhasil membangun dan mengelola Mal Pelayanan Publik,’’ kata dia.
Lebih lanjut dipaparkannya, agenda yang dihadiri Wako adalah United Nations Public Service Forum (UNPSF) yang dilaksanakan pada tanggal 23-27 Juni 2019. ‘’Atas undangan Kemen-PAN RB, Wako berangkat bersama sebelas wali kota Iainnya dari berbagai kota di Indonesia,’’ imbuhnya.
Azerbaijan menjadi negara yang dikunjungi rombongan dari Indonesia karena di sana adalah tempat pelayanan terpadu terbaik di dunia.
‘’Institusi di sana terkenal sebagai pusat pelayanan publik dan menjadi percontohan internasional,’’ ungkapnya.
Agenda UNPSF penting dihadiri oleh Wako Pekanbaru dan beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) jajarannya karena akan berkorelasi bagi perkembangan pelayanan publik Pekanbaru ke depannya. ‘’Makanya, keberangkatan Wali Kota tidak dapat diwakilkan. Keberangkatan ke luar negeri hanya diikuti oleh para kepala daerah yang diundang,’’ urainya.
Mengenai izin keberangkatan, Irba memastikan itu sudah dikantongi oleh Wako Pekanbaru. ‘’Keberangkatan itu sesuai dengan rekomendasi izin ke luar negeri yang dikeluarkan oleh Kemenpan-RB kepada Wali Kota Pekanbaru melalui surat Gubernur Riau Nomor 093/PEM-OTDA/1131 tanggal 31 Mei 2019,’’ singkatnya.
MPP Pekanbaru, tempat yang menjadi pusat pelayanan terpadu satu pintu yang membuat Wako terpilih ikut berangkat ke Azerbaijan terletak di eks kantor Wali Kota Pekanbaru Jalan Sudirman. MPP Pekanbaru penuh beroperasi setelah diresmikan langsung oleh Menpan RB Drs Syafruddin MSi pada 6 Maret lalu. Di Indonesia, MPP Pekanbaru adalah yang ke-14. MPP Pekanbaru mengusung layanan serba digital dan kini adalah yang terlengkap.
Ada 26 instansi, baik pemerintah, BUMD, BUMN hingga perbankan yang membuka gerai di sana. Total 175 layanan, baik perizinan maupun perizinan bisa diproses langsung di MPP Pekanbaru yang memiliki luas sekitar 4.000 meter persegi. Dalam satu hari MPP Pekanbaru sudah mampu memproses sebanyak 700 perizinan. Angka ini melonjak hingga 1.000 pada Jumat dan Senin.(ali)
IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…
Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…
Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…
Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…