TAMPAN (RIAUPOS.CO) — Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) Provinsi Riau melakukan kegiatan membagikan masker dan lubang biopori. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Tampan, Selasa (23/11).
Turut hadir dalam acara itu, Kadispora Riau Roby Rachmat, Lurah Tobek Gadang Yasir Arafat, Pembina Pepelingasih Riau Mirshal, Ketua umum Ikatan Alumni Pepelingasih (Ikapi) Riau Septria Wenisari.
Dalam sambutannya, Kadispora Riau Roby Rachmat mengatakan, ini merupakan kegiatan sosial kemasyarakatan. Dimana ada pembagian masker dan pembuatan lubang biopori serta sosialisasi pencegahan Covid-19.
"Harapan kami ke depan selain nantinya berkoordinasi dengan pemerintahan. Terima kasih kepada lurah dan jajarannya sehingga kegiatan ini bisa berjalan," jelasnya.
Katanya, sebelumnya sudah pernah dilakukan di daerah Rumbai. Untuk lubang biopori akan dilakukan untuk penyerapan banjir. "Semoga dengan adanya biopori nantinya betul-betul bermanfaat," harapnya.
Ketua Ikapi Riau Septria Wenisari menyebut, ada sebanyak 500 masker yang dibagikan kepada masyarakat dititik berbeda. "Untuk pembuatan lubang biopori nanti akan dilakukan oleh adik-adik dari 12 kabupaten/kota di Riau. Karena di musim hujan ini sebagai langkah awal untuk mencegah banjir," katanya.
Sehingga, Weni sebut, dapat disalurkan atau mengedukasi ke kampung halaman. Acara tersebut juga sekaligus pengukuhan Pepelingasih. "Untuk setiap daerah ada 24 orang. Namun yang hadir hanya perwakilan saja," ujarnya.
Sementara itu, Lurah Tobek Godang Yasir Arafat, dengan kedatangan ini membuat masyarakat menjadi semacam motivasi kelurahan untuk lebih baik lagi.(sof)
Pesan Redaksi:
Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.
#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…