Categories: Pekanbaru

Pegadaian Berharap UMKM Bisa Lebih Produktif

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PT Pegadaian (Persero) Kanwil II Pekanbaru mengharapkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) khususnya yang berada di Kota Pekanbaru dapar lebih produktif dalam hal perdagangan. Oleh karena itu, Pegadaian mengundang Wakil Wali Kota Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi dalam diskusi bertajuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pekanbaru Pasca Pandemi Covid-19 dalam masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

"Kami mengundang Wakil Wali Kota Ayat Cahyadi sebagai narasumber untuk memotivasi UMKM agar lebih produktif dalam hal perdagangan di masa pandemi ini atau setelah pandemi," kata Deputi Operasional PT Pegadaian (Persero) Kanwil II Pekanbaru Moh Ihsan Palaloi, Selasa (24/11) 

Ihsan juga menyampaikan, pihaknya memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan program-program Pegadaian, seperti pembiayaan dan investasi. Ia menuturkan, pihaknya mengharapkan ekonomi masyarakat semakin menggeliat. "Masyarakat bisa memanfaatkan semua pembiayaan-pembiayaan yang ada di Pegadaian ataupun memanfaatkan tools-tools investasi yang ada di Pegadaian," ungkapnya.

Dalam Media Gathering Ngobrol Penuh Inspirasi (Ngopi) di The Gade Coffee and Gold ini, Ayat Cahyadi menyampaikan ucapan terima kasih telah diundang di agenda tersebut. Ia mengatakan, dalam masa pandemi Covid-19 sudah ada Perwako Perilaku Hidup Baru yang berarti masyarakat disilahkan melakukan aktivitas ekonomi  seperti berdagang, bertani, kerja ke kantor ataupun usaha kuliner. "Namun harus dengan protokol kesehatan," ujar Ayat Cahyadi.

Wakil wali kota mengatakan dirinya memang sering ngobrol dengan UMKM. Permasalahan yang paling utama adalah permodalan. Walau pemerintah sudah memberi solusi Usaha Ekonomi Kelurahan Simpan Pinjam (UEK-SP) di 58 kelurahan, namun daftar antrian sangat panjang. "Untuk itu diharapakan Pegadaian maupun BUMN lain bisa memberikan solusi tentang masalah modal ini," sebutnya.

Permasalahan yang kedua adalah soal pemasaran. Dan dari dinas terkait saat ini sudah sering melakukan pelatihan tentang kemasan. "Kalau soal kemasan kami ada yang namanya rumah kemasan. Dan kami menyambut gembira tawaran dari Deputi Bisnis Pegadaian untuk memanfaatkan CSR. Bagaimana Rumah Kemasan yang dimiliki Pemerintah Kota ini disinergikan dengan Pegadaian untuk mem-branding kemasan daripada produk-produk UMKM sehingga bisa punya nilai daya tarik dan sekali liat langsung beli," sebutnya.(anf)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Antrean Bio Solar Mengular ke Badan Jalan Dishub Pekanbaru Minta Pengelola SPBU Bekerja Sama

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…

13 jam ago

Rumah Camat Merbau Hangus Terbakar di Teluk Belitung

Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…

13 jam ago

Verifikasi Berkas 153 Calon Kades di 54 Desa se-Rohul Diumumkan 27-28 Oktober 2026

Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…

19 jam ago

Aroma Busuk Mirip Telur dan Gas Bocor Resahkan Warga, DLHK Pekanbaru Telusuri Sumber Bau

DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…

20 jam ago

Kabur Usai Cabuli Murid Oknum Guru di Pelalawan Diburu Polisi dan Masuk DPO

Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…

20 jam ago

Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unri, Prof Yesi Soroti Peran Akuntansi Manajemen di BUMDes

Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…

21 jam ago