Categories: Pekanbaru

Program Zero Putus Sekolah, Wako Agung Upayakan Anak Tak Mampu Bisa Belajar di Sekolah Favorit

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM memastikan anak-anak kurang mampu maupun yang putus sekolah bisa kembali menikmati bangku pendidikan. Tak hanya di sekolah negeri, Pemko Pekanbaru juga berupaya agar sekolah-sekolah swasta favorit membuka akses bagi siswa dari keluarga tidak mampu.

Menurut Agung, keterbatasan daya tampung sekolah negeri kerap membuat anak kurang mampu hanya bisa masuk ke sekolah swasta yang kurang diminati. Kondisi ini, katanya, berpotensi menimbulkan kesenjangan sosial.

“Kami berharap sekolah-sekolah besar seperti Santa Maria, Al Azhar, Darma Yudha, maupun ICS mau menyediakan kuota untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kita ingin mencampurkan, bukan memisahkan si kaya dan si miskin. Dengan begitu, Insyaallah anak-anak tumbuh lebih pintar dan berorganisasi dengan baik,” ujarnya, Rabu (22/9).

Ia menjelaskan, membuka kesempatan anak kurang mampu bersekolah di sekolah favorit memiliki manfaat ganda: akses pendidikan berkualitas lebih luas, sekaligus memperkecil jarak sosial di masyarakat.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari Gerakan Zero Putus Sekolah yang dicanangkan sejak Juni 2025. Program tersebut berhasil menjaring lebih dari 1.700 anak putus sekolah melalui kader posyandu dan laporan masyarakat. Anak-anak itu kemudian diverifikasi dan ditempatkan kembali di sekolah negeri maupun swasta.

“Alhamdulillah program sudah berjalan. Pemko menanggung seluruh kebutuhan dasar, mulai dari biaya sekolah, seragam, alat tulis, hingga dokumen kependudukan. Bahkan bagi yang melewati batas usia sekolah reguler, tersedia program Paket A, B, dan C secara gratis,” jelasnya.

Agung menegaskan, jika sekolah swasta favorit ikut terlibat, dampaknya akan semakin besar. “Program ini bukan solusi jangka pendek, tapi investasi sosial untuk masa depan Pekanbaru yang inklusif, adil, dan maju. Setiap anak harus mendapat hak pendidikan yang sama, tanpa kecuali,” pungkasnya.(ali)

Redaksi

Recent Posts

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

1 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

1 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

2 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

2 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

2 jam ago

Kualitas Udara Jadi Perhatian, Pemko Pekanbaru Terapkan Sekolah PJJ Dua Hari

Pemko Pekanbaru menerapkan PJJ dua hari setelah PM2,5 mencapai 199,23 µg/m³ dan kasus ISPA meningkat,…

2 jam ago