Petugas pemadam kebakaran Kota Pekanbaru menyemprotkan air saat memadamkan api yang membakar lahan di jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, beberapa waktu lalu. (DEFIZAL/ RIAU POS)
Demikian dikatakan Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi kepada wartawan, Senin (23/9). Potensi karhutla harus jadi perhatian karena kabut asapnya memberikan dampak buruk bagi kehidupan masyarakat.
Di Pekanbaru akibat kabut asap karhutla, dunia pendidikan sudah lumpuh dua pekan lamanya. Karena itu camat diminta ikut serta berperan dalam mencegah kebakaran lahan di wilayahnya masing-masing, meski asap tebal saat ini merupakan kiriman dari wilayah lain.
’’Memang yang terjadi saat ini asap kiriman yang datang ke Pekanbaru. Namun di Pekanbaru sendiri juga terdapat wilayah rawan kebakaran lahan. Seperti wilayah pinggiran. Kita minta camat nya juga berperan dalam mencegah itu,’’ kata Ayat.
Dijelaskannya ketiga wilayah pinggiran tersebut, yaitu Kecamatan Tenayan Raya, Kecamatan Rumbai dan Kecamatan Payung Sekaki. Tiga wilayah ini rawan karena masih banyak terdapat lahan kosong yang tidak berpenghuni.’’Sekali lagi kita ingatkan para camat di wilayah itu bisa mengantisipasi dan melakukan upaya pencegahan, jangan sampai terjadi kebakaran lahan,’’ tegasnya.
Menurut ayat, pada musim kemarau yang panjang terjadi seperti saat ini, akan mudah sekali terjadi kebakaran lahan. Apalagi di lahan kosong yang tidak ada penduduk. Dengan api yang kecil saja akan dengan cepat meluas disaat musim kemarau ini.
’’Untuk itu upaya pencegahan sangat diperlukan sebelum terjadinya kebakaran. Apalagi kebakaran yang terjadi di lahan gambut, untuk memadamkan apinya dibutuhkan kerja yang ekstra. Karena dilahan gambut api sukar di padamkan,’’ paparnya.
Ayat juga memastikan bahwa tim gabungan berupaya mencegah terjadinya kebakaran lahan.(ali)
HPT Rohil bersama PMI Pekanbaru berhasil mengumpulkan 150 kantong darah dalam kegiatan donor darah di…
Umri mewisuda 418 lulusan dan terus memperkuat langkah menuju kampus unggul dengan pengembangan fasilitas dan…
Pemko Pekanbaru mulai menerapkan program 1 ASN 1 RW di dua kecamatan dan akan memperluas…
KMP Tirus kembali beroperasi melayani rute Insit-Mengkapan usai baling-baling kapal yang tersangkut jaring selesai diperbaiki.
Dinas Pendidikan Inhil mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru berbasis digital untuk tahun ajaran 2026/2027.
Prof Jimmi Copriady dinilai memiliki rekam jejak kuat dan layak maju sebagai bakal calon Rektor…