Categories: Pekanbaru

Rutin Salurkan Bantuan ke Sesama

(RIAUPOS.CO) — Komunitas Peduli Pekanbaru atau KPP singkatnya, merupakan salah satu komunitas sosial yang ada di Kota Pekanbaru. Komunitas ini bertujuan mewadahi perkumpulan pemuda-pemudi Pekanbaru yang peduli terhadap sesama, serta mampu menebarkan kebaikan dan kebermanfaatan untuk banyak orang, khususnya masyarakat Riau sendiri.
Komunitas yang berdiri pada 30 Juli 2017 ini, digagas dan dibentuk oleh Debby Oktaviany. Komunitas ini memiliki beberapa agenda rutin di setiap bulannya. Diantaranya, kegiatan berbagi sembako kepada dhuafa atau kalangan kurang mampu dan pemberian donasi untuk gaji guru-guru tertentu. Dede Effendi yang diamanahkan sebagai ketua menjelaskan, meski punya agenda rutin yang telah dijadwalkan, tetapi mereka tak membatasi ihtikat baik mereka untuk terus peduli kepada sesama kapan pun dan di mana pun itu. “Terkadang, kita juga mensupport pengisian foodbox gratis, buat kegiatan ke panti-panti. Terus kayak bantu pengobatan orang sakit, bayar tunggakan biaya sekolah mereka-mereka yang kurang mampu dan lain-lain,” tutur Dede.
Diluar itu, ternyata Komunitas Kita Peduli Pekanbaru ini pun turut mensupport kegiatan komunitas sosial lainnya yang di Pekanbaru. Bahkan, beberapa kali mereka juga melakukan kegiatan di luar Kota Pekanbaru, mulai dari daerah Bangkinang, Gunung Sahilan, Lipat Kain dan terakhir di daerah Rimbang Baling. KPP sendiri telah banyak bekerja sama dengan beberapa komunitas sosial dari berbagai daerah yang ada di Provinsi Riau, yaitu seperti Komunitas Rumah Biru, Sahabat Berbagi Riau dan Matras Usang.
Komunitas yang bertempat di Jalan Hang Tuah, Pekanbaru ini dibentuk dari sebuah rasa simpati dan empati, dengan melihat kondisi antar sesama yang tidak seberuntung mereka. Untuk itu, KPP di setiap tahunnya selalu mencari anak muda yang bukan hanya memiliki antusias dan kemauan belajar yang tinggi saja, tetapi juga wajib memiliki tanggung jawab pastinya. Kini KPP, telah memiliki puluhan anggota yang selalu siap memberikan kontribusi lebih kepada mereka di luar sana, yang memang membutuhkan uluran tangan.
Baru-baru ini, KPP pun ditetapkan sebagai donatur tetap di Taman Pendidikan Quran (TPQ). “Bersyukur, saat ini kita sudah mulai rutin memberikan paket sembako dan gaji guru di Taman Pendidikan Quran (TPQ), serta perlengkapan belajar juga mengajarnya untuk di setiap bulan. Bahkan, sekarang banyak orang yang mulai support kegiatan kita dengan do’a, tenaga sukarela, terkadang juga materi,” ungkap Dede.
Komunitas Peduli Pekanbaru berharap mereka akan tetap kompak dan terus beregenerasi. Mereka berharap, semakin banyak mereka, maka akan semakin banyak pula orang-orang sekitar mereka yang ikut terbantu dalam setiap kegiatan yang dilakukan. “Semoga komunitas ini mampu mengembangkan diri setiap anggotanya dan membentuk karakter yang baik bagi mereka. Kita peduli, kalau tidak peduli bukan kita!” seru Dede di akhir.(j)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

3 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

3 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

4 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

4 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

4 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

4 hari ago