FOTO BERSAMA: Doktor Ernawaty foto bersama Direktur Program Pascasarjana Unri Prof Dr Ir Thamrin MSc, promotor dan penguji usai ujian promosi terbuka, Senin (24/6/2019). (PPS UNRI FOR RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Program Pascasarjana Universitas Riau (PPs Unri) menggelar ujian promosi terbuka di gedung serbaguna PPs Unri, Senin (24/6). Sidang yang dipimpin Direktur PPs Unri, Prof Dr Ir Thamrin MSc, mahasiswa Program Doktor Prodi Ilmu Lingkungan atas nama Ernawaty ini mempresentasikan desertasi dengan judul, Model Manajemen Sampah di Kota Pekanbaru.Dihadapan promotor dan para penguji yakni
Prof Dr Zulkarnain SE MM, Prof Dr Ir Yusni Ikhwan Siregar MSc, Dr Baharuddin MT, Prof Dr Ir Sukendi MSi, Prof Dr Zulfan Saam MS, Dr Sofyan Husein Siregar MPhil dan Prof Dr Eri Berlian MS, ia memaparkan pertambahan jumlah penduduk yang diiringi tingginya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, menyebabkan produksi sampah tinggi di Kota Pekanbaru setiap harinya. Terbatasnya sarana dan prasarana angkutan dan ketiadaan tempat pembuangan akhir (TPA) di Kota Pekanbaru termasuk di berbagai kecamatan menimbulkan indikasi permasalahan dalam menangani persoalan sampah. Hal ini juga dikarenakan tingginya timbunan sampah yang masuk ke TPA.
‘’Penelitian ini menggunakan metode survey, studi literatur dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan model manajemen sampah di Kota Pekanbaru dari aspek perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan dalam pelaksanaannya kurang optimal. Untuk itu perlunya diterapkan mengoptimalkan pendataan timbunan sampah. Mendirikan TPS yang sah. Mengoptimalkan teknik pengumpulan dan pengangkutan. Menambah jumlah sarana dan prasarana angkutan sampah dan sebagainya,’’ paparnya.
Ketua sidang Prof Dr Ir Thamrin MSc mengucapkan selamat kepada Ernawaty dan keluarga yang sudah meraih gelar doktor ke-39 PPs Unri Prodi S3 Ilmu Lingkungan. ‘’Dalam dunia penelitian, pendidikan dan perguruan tinggi, peneliti pada dasarnya orang yang paling teliti. Doktor pembuka dunia saintis. Setelah meraih doktor jangan sampai tidak ada penelitian,’’ kata Thamrin.
Promotor, Prof Dr Zulkarnain SE MM memberikan apresiasi atas penelitian yang dilakukan Doktor Ernawaty. Penelitian ini sangat bermanfaat besar bagi Pemerintah Kota Pekanbaru khususnya dalam bidang pengelolaan sampah.
‘’Desertasi karya ilmiah yang bermanfaat. Doktor Ernawaty adalah akademisi. Jangan berhenti berkarya, menulis publikasi jurnal internasional, menulis buku.
Ketika gelar diraih, ada kewajiban mengabdikan diri ke masyarakat, pemerintah dan negara. Saya berharap diabdikan di instusi Unri termasuk institusi lainnya,’’ sebut Zulkarnain.(rul/c)
Pemko Pekanbaru mulai memperbaiki Jalan Teratai dengan normalisasi drainase dan overlay sepanjang 783 meter. Pekerjaan…
Seorang buruh angkut sawit di Indragiri Hulu ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membuang puntung rokok…
Menteri PU mengkaji rencana pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing untuk mendukung Pacu Jalur, memperlancar akses, dan mendorong…
Angkasa Garden Hotel Pekanbaru menghadirkan Promo Merdeka dengan menu baru Mierdeka Laksamana dan Si Merah…
BKD Riau mulai memanggil kepala sekolah terkait kasus kelebihan bayar seragam SMAN. Sanksi disiplin disiapkan,…
Gajah jinak Jovi yang berjasa menangani konflik satwa di Riau mati setelah sebulan dirawat akibat…