Categories: Pekanbaru

Lima Kontraktor Diputus Kontrak

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau tengah fokus terhadap program pembangunan infrastruktur yang tengah dijalankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Salah satunya adalah mengenai progres pekerjaan hingga memasuki pertengahan tahun 2022 ini. 

Melalui Komisi IV yang membidangi infrastruktur, dewan melakukan rapat dengar pendapat bersama Dinas PUPR guna membahas progres dimaksud.

Sekretaris Komisi IV DPRD Riau Sugeng Pranoto mengatakan, salah satu yang menjadi sorotan dalam pertemuan bersama Dinas PUPR ialah soal pemutusan kontrak kerja sama terhadap lima kontraktor. Diketahui para kontraktor ini diputus kerja sama lantaran dinilai wanprestasi.

"Dari pemaparan dijelaskan, ada lima kontraktor yang dinilai wanpretasi. Kemudian diputus kontrak oleh dinas. Kelima rekanan ini mengerjakan proyek jalan dan infrastruktur lainnya, mereka tidak disiplin dan tidak mampu mengerjakan proyek sesuai dengan kontrak yang telah disepakati," ujar Sugeng Pranoto, Selasa (24/5).

Alasan pemutusan kontrak ini, kata Sugeng, juga berdasarkan laporan anggota dewan yang mengawasi langsung pembangunan infrastruktur jalan. Banyak temuan yang dinilainya tidak sesuai dengan kesepakatan, termasuk juga soal waktu pengerjaan yang molor dari target.

"Berdasarkan aduan dari teman-teman, memang ke lima kontraktor ini sudah masuk dalam daftar hitam. Nah, kita apreasiasi langkah Pemprov Riau mengambil langkah tegas memutus kontrak. Ke depannya kita minta ini tidak terjadi lagi," sebut Sugeng.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, ke depannya, saat memilih rekanan, Pemprov Riau harus betul-betul memperhatikan kontraktor yang kompeten dan disiplin dengan waktu. Apalagi yang menyangkut kegiatan pembangunan infrastruktur.

"Tidak boleh asal-asalan, harus dipilih yang mampu merealisasikan pembangunan 100 persen dengan tepat waktu. Karena selain menggunukan uang rakyat, pembangunan infrastuktur ini juga sangat ditunggu masyarakat untuk mobilitas dan pendukung kegiatan sehari-hari," pungkasnya.(gem)

Laporan AFIAT ANANDA, Pekanbaru

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Jembatan Bailey di Jalan Nelayan Pekanbaru Selesai Dipasang, Kini Bisa Dilintasi Warga

Jembatan bailey sepanjang 24 meter di Jalan Nelayan Pekanbaru selesai dipasang BWS Sumatera III dan…

9 menit ago

Abdul Wahid Tetap Bantah Dakwaan KPK, Pengacara Minta Dibebaskan dari Seluruh Tuntutan

Jelang vonis kasus dugaan korupsi, Abdul Wahid tetap menyatakan tak bersalah. Pengacaranya meminta hakim menolak…

26 menit ago

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu Meranti, Gaji ke-13 dan THR Mulai Dianggarkan

Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran gaji ke-13 dan THR bagi PPPK Paruh Waktu dalam RAPBD…

4 jam ago

Semarak Hari Jadi Riau, 2.200 Pohon Bakal Ditanam di Kawasan Stadion Utama

Pemprov Riau menyiapkan senam bersama dan penanaman 2.200 pohon di Stadion Utama Riau untuk memeriahkan…

4 jam ago

Pensiunan PNS di Kampar Ditangkap atas Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

Pensiunan PNS berinisial AL di Bangkinang ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah…

5 jam ago

Pemkab Inhil Mulai Verifikasi Data Pedagang Pasar Yos Sudarso Jelang Relokasi

Pemkab Inhil mulai memverifikasi data pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai tahapan awal relokasi untuk mewujudkan…

5 jam ago