Categories: Pekanbaru

Muflihun Minta Program Prioritas Tak Dihilangkan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masa jabatan Penjabat Wali Kota (Pj Wako) Pekanbaru Muflihun SSTP MAP akan berakhir pada 22 Mei nanti. Muflihun berharap, usai jabatannya berakhir, program-program prioritas yang sudah berjalan selama ini bisa terus dilanjutkan.

”Bagi organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertanggung jawab atas program prioritas, tolong ada hasil evaluasinya. Jangan sampai saat saya berakhir masa jabatan, program prioritas hilang,” ujar Uun, panggilan akrab Muflihun, Rabu (24/4).

Menurutnya, program prioritas itu memberikan pelayanan dasar bagi masyarakat. Sehingga masyarakat merasa terbantu dengan kehadiran pemerintah.

Ada lima program prioritas Pemko Pekanbaru yang telah diluncurkan di masa kepemimpinan Pj Wako Pekanbaru Muflihun. Di antaranya, program Jaminan Kesehatan Pekanbaru Bertuah (JKPB) atau Universal Health Coverage (UHC), program Doctor on Call, program bantuan beasiswa, program santunan kematian, dan program subsidi bunga pinjaman bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).

Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Indra Pomi Nasution memastikan, lima program prioritas itu telah menyentuh secara meluas masyarakat. ”Dalam rangka pemenuhan keperluan pelayanan dasar masyarakat, kami telah melaksanakan beberapa program prioritas sejak tahun lalu,” kata Sekko, kemarin.

Dijelaskannya, program Jaminan Kesehatan Pekanbaru Bertuah atau Universal Health Coverage (UHC) merupakan program yang memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat Pekanbaru.

Jumlah anggaran yang terealisasi sebesar Rp41 miliar lebih pada tahun lalu. Jumlah masyarakat yang ditanggung sebanyak 177.000 orang.

Lalu [rogram Doctor on Call memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat yang memerlukan. Pelayanan yang diberikan berupa perawatan ke rumah, rujukan, dan konsultasi kesehatan.

”Jumlah masyarakat yang terlayani sebanyak 126 orang,” ungkapnya.

Sedangkan program beasiswa diperuntukkan bagi mahasiswa yang berprestasi. Beasiswa ini diberikan untuk meningkatkan prestasi generasi muda.

”Jumlah penerima beasiswa berprestasi sebanyak 762 orang. Jumlah realisasi anggaran sebesar Rp2,9 miliar,” jelas Indra Pomi.

Program santunan kematian adalah bentuk perhatian pemerintah kepada ahli waris untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Jumlah anggaran yang terealisasi sebesar Rp739 juta yang disalurkan kepada 739 ahli waris.

Terakhir, program Subsidi Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil dalam rangka pemulihan ekonomi pasca-Covid-19. Program ini bekerja sama dengan Bank Pekanbaru.

”Kami telah menyalurkan subsidi bunga pinjaman bank bagi 199 pelaku usaha,” sebut Sekko.(ilo)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Bupati Anton Tegaskan SPMB Rohul Harus Transparan, Adil dan Bebas Pungli

Bupati Rohul Anton menegaskan pelaksanaan SPMB 2026/2027 harus transparan, adil, bebas pungli serta menjamin hak…

6 menit ago

Layanan Cetak KTP-el di Pekanbaru Kembali Bermasalah, Warga Diminta Bersabar

Layanan pencetakan KTP-el di Disdukcapil Pekanbaru kembali terganggu akibat kendala jaringan server pusat di Jakarta.

14 menit ago

Respons Masalah Lingkungan Dipercepat, Wako Pekanbaru Tempatkan 10 Petugas OP di Setiap Kecamatan

Pemko Pekanbaru menempatkan petugas OP di setiap kecamatan serta menyalurkan mobil operasional untuk mempercepat penanganan…

23 menit ago

Lima Bulan, Polisi Bongkar 1.333 Kasus C3 di Riau dan Ringkus 525 Tersangka

Polda Riau mengungkap 1.333 kasus kejahatan jalanan sepanjang Januari-Mei 2026 dan menangkap 525 tersangka beserta…

40 menit ago

Happy School Holiday Hadir, Nikmati Staycation Keluarga Nyaman di Khas Pekanbaru Hotel

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo Happy School Holiday mulai Rp485 ribu per malam untuk menemani…

1 hari ago

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Agung Nugroho Ajak ASN Perkuat Semangat Melayani

Wako Pekanbaru Agung Nugroho mengajak ASN menjadikan nilai Pancasila sebagai landasan kerja dan pelayanan publik…

1 hari ago