Categories: Pekanbaru

Respons Masalah Lingkungan Dipercepat, Wako Pekanbaru Tempatkan 10 Petugas OP di Setiap Kecamatan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – WALI Kota Pekanbaru Agung Nugroho menempatkan petugas Operasi dan Pemeliharaan (OP) atau pasukan kuning di seluruh kecamatan. Sebanyak 10 petugas OP disiagakan pada masing-masing kecamatan guna mempercepat penanganan berbagai persoalan lingkungan di wilayahnya.

Program tersebut merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Pekanbaru untuk memperkuat peran kecamatan dalam menangani persoalan lingkungan secara mandiri dan cepat tanpa harus selalu menunggu intervensi dari organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.

Selain menempatkan personel kebersihan, Pemerintah Kota Pekanbaru juga menyerahkan satu unit mobil operasional kepada masing-masing dari 15 kecamatan. Bantuan tersebut dilengkapi berbagai peralatan kebersihan, seperti sekop, cangkul, gerobak, serta dukungan anggaran operasional untuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan kegiatan lapangan lainnya.

Menurut Agung Nugroho, langkah tersebut dilakukan agar camat sebagai pimpinan wilayah memiliki kewenangan dan kemampuan yang lebih besar dalam mengeksekusi pekerjaan di lapangan, khususnya yang berkaitan dengan pembersihan drainase, penanganan sampah, serta persoalan infrastruktur lingkungan yang membutuhkan penanganan cepat.

“Dengan adanya sarana dan prasarana yang memadai, camat tidak perlu lagi menunggu bantuan dari dinas terkait untuk pekerjaan-pekerjaan yang dapat diselesaikan di tingkat kecamatan. Mereka bisa langsung bergerak dan memberikan solusi bagi masyarakat,” ujar Agung, Rabu (3/6).

Meski demikian, untuk pekerjaan yang membutuhkan penanganan lebih kompleks dan memerlukan alat berat, pemerintah tetap membuka ruang koordinasi antara kecamatan dan dinas terkait agar penyelesaian persoalan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran camat dan lurah sebagai ujung tombak pelayanan publik. Dengan dukungan personel serta peralatan yang memadai, respons terhadap berbagai persoalan lingkungan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

“Dengan dukungan personel dan peralatan yang memadai, pemerintah berharap respons terhadap berbagai persoalan lingkungan dapat dilakukan lebih cepat sesuai keperluan masing-masing wilayahnya,” jelasnya.

Agung menambahkan, salah satu fokus utama yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah penanganan tumpukan sampah dan pemeliharaan saluran drainase yang selama ini kerap menjadi penyebab terjadinya genangan saat hujan.(ilo)

Redaksi

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

10 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

12 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

12 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

12 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

12 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

12 jam ago