Categories: Pekanbaru

Dua Pedagang Luka-Luka Pasca Menolak Pembongkaran Kios di STC

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)  — Ribuan pedagang kios tempat penampungan sementara di seputar gedung Sukaramai Trade Center (STC) melakukan aksi penolakan terhadap upaya pembongkaran yang dilakukan oleh aparat Satpol PP Kota Pekanbaru, Selasa (25/2).

 

Mereka menolak hal tersebut lantaran belum selesainya bangunan STC yang diwacanakan sebagai tempat relokasi dan dipakai para pedagang tersebut.

"Kios ini mau dibongkar, tapi bangunan STC belum selesai. Nanti kami nganggur, kami minta tempo waktu sampai 2 bulan kedepan, sampe lebaran lah," kata Anis, pedagang kain dilokasi.

Anis menyebut, bahwa aksi penolakan oleh para pedagang tersebut telah berlangsung sejak pagi. Mereka ingin permintaan warga itu dikabulkan.

Dilokasi yang sama, Torizal salah satu pedagang mengaku diperlakukan dengan kasar oleh aparat yang hendak melakukan pembongkaran di lokasi tersebut. "Kaki saya diinjak, saya terkena kekerasan. Ada 2 orang lagi pedagang yang sampe berdarah di kepala," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono yang berada di lokasi menyebut bahwa upaya yang dilakukan satpol PP untuk membongkar kios tempat penampungan sementara sudah tepat.

"Mulai tanggal 22 Februari, mereka sudah dinyatakan ilegal dan tidak boleh berjualan disini. Saya minta pengertiannya kepada pedagang," ungkap Agus.

Pihaknya menyatakan bahwa dalam penanganan ini, tidak ada kekerasan yang terjadi. Terlebih adanya bentrokan antara anak buahnya dengan pedagang, ditegaskan Kasatpol hal tersebut tidak benar.

"Saya yakinkan bahwa satpol PP tidak ada menendang, memukul, dan melakukan tindakan kekerasan dalam upaya membongkar ini, saya memberikan pengertian kepada mereka semua," ujarnya.

Dilokasi yang sama Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Yusup Rahmanto berupaya menjaga situasi tetap terkendali. "Kita menjaga situasi agar tetap kondusif, " katanya. (*1)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Damkar Pekanbaru Kerahkan 6 Unit Mobil Padamkan Rumah Terbakar di Jalan Rajawali

Rumah kontrakan kosong di Jalan Rajawali Pekanbaru terbakar. Kerugian diperkirakan Rp180 juta, penyebab masih diselidiki.

1 jam ago

KPK Periksa 10 Saksi Kasus Dugaan Korupsi PUPR Riau, Terkait Abdul Wahid

KPK periksa 10 saksi dugaan korupsi proyek PUPR Riau yang menjerat Abdul Wahid. Penyidikan terus…

4 jam ago

Satnarkoba Polres Kampar Amankan 132 Paket Sabu, Pelaku Positif Narkoba

Satnarkoba Polres Kampar tangkap pria dengan 132 paket sabu siap edar. Pelaku positif narkoba dan…

4 jam ago

Bupati Rohul: Zakat Produktif Lewat Z-Auto Ciptakan Ekonomi Mandiri

Baznas Rohul luncurkan Z-Auto, 13 penerima manfaat dapat bantuan bengkel motor untuk dorong lapangan kerja…

7 jam ago

Musrenbang Limapuluh, Wako Paparkan Capaian dan Rencana Betonisasi Jalan

Wako Pekanbaru paparkan capaian 2025 di Limapuluh, pastikan jalan dibeton dan targetkan pembersihan drainase 200…

8 jam ago

90 UMKM Tandun Terima Sertifikat Halal, Akses Pembiayaan Makin Terbuka

Sebanyak 90 UMKM di Tandun terima sertifikat halal. Legalitas usaha dinilai membuka akses bantuan dan…

8 jam ago