Barang bukti yang diambil pelaku pencurian dari sebuah rumah di Jalan Putih Sari II, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, saat ekspose lobi Mapolresta Pekanbru. Selasa (24/12/2019).(SOFIAH/RIAUPOS.CO)Â
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebuah rumah di Jalan Putih Sari, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai dibobol maling saat penghuninya ke luar negeri. Saat itu si empunya rumah, Hitayati (49), sedang di Prancis.
Rumah yang ditinggal penghuni itu diketahui dibobol maling oleh tetangga depan rumah. Saat itu, Senin (18/12/2019), Ketua RT 02 RW 06 Machsyal mengatakan istrinya mendapat kabar dari tetangga di depan rumah korban bahwa pagar bagian dalam rumah tersebut rusak.
"Kejadian itu diketahui pada Senin (18/12), pada saat orang rumah berada di luar negeri, Prancis. Istri saya mendapat kabar dari tetangga depan rumahnya yang melihat pagar rumahnya rusak. Terus sekitar pukul 16.00 WIB, saya beserta istri menghubungi yang punya rumah nomor 10 itu, ibu Hitayati," ungkapnya pada RiauPos.co, Selasa (24/12).
Usai melihat rumah itu, setelah Salat Ashar, ketua RT bersama istri pun mencoba menghubungi korban lewat media sosial Instagram. "Jadi saya yang menghubungi korban melalui IG. Karena WA ibu itu tidak bisa dihubungi sebab nomor di luar negeri beda," terang istri Ketua RT, Ashiyati.
Setelah dilihat, barang-barang yang dicuri itu ada mobil, sepeda motor, televisi, gitar listrik dan peralatan dapur. "Salah satu dari pencurinya adalah penjaga di perumahan. Sekarang sudah diamankan polisi," jelasnya.
Hal itu pun dibenarkan korban Hitayati (49) saat dijumpai di rumahnya. Namun ia tidak dapat berkomentar banyak. "Saat itu saya lagi di Prancis. Dan sudah sekitar tiga bulan setengah. Kejadian hari Senin dan saya balik hari Selasa untuk melihat kondisi rumah. Kasusnya sedang diproses polisi," terangnya.
Perihal insiden itu, Kapolsek Rumbai Iptu Viola Dwi Anggreni, SIK pun turun langsung mengusut kasus itu. "Kasus itu masih tetap kami usut dan tersangka sudah kami dapatkan," terangnya.
Adapun nama tersangka JP (27), RR (23), R (24), dan IAR (22). Tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana dan Penadah Pasal 480 KUHPidana.
Hal itu pun dipertegas Kapolresta Pekanbaru AKBP Nandang Mu'min Wijaya saat ekspose pada Selasa (24/12) siang di lobi Mapolresta.
Laporan: Sofiah
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…