spbu-pasang-tulisan-toilet-gratis
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMNl Erick Thohir, meminta agar pemungutan biaya atau tarif water closet (WC/toilet) di kawasan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik perseroan ditiadakan.
Di Pekanbaru sendiri, SPBU-SPBU sudah mulai menempelkan kertas bertuliskan ‘‘Toilet Gratis". Seperti di SPBU Jalan Soekarno-Hatta.
"Kami dari pihak SPBU sudah menempelkan tulisan toilet gratis kemarin. Ini yang melakukan SPBU, namun diawasi oleh pihak Pertamina," kata salah satu pengawas SPBU Doni, Selasa (23/11).
Pemandangan serupa juga terlihat di SPBU lainnya di Jalan Arifin Achmad Pekanbaru. Kertas bertuliskan ‘‘Toilet Gratis" ditempelkan di pintu masuk menuju toilet yang tepat berada di samping musala.
Menurut salah satu petugas SPBU yanga tak mau disebutkan namanya ini, pihaknya sudah menempelkan tulisan tersebut. Meskipun sebelum-sebelumnya tidak menarik tarif toilet bagi masyarakat yang singgah di SPBU.
"Iya, sudah ada di sini. Tadi pagi saya cek sudah ada. Tapi memang di sini sebelumnya nggak dipasang tarif," ucapnya.
Sementara itu, salah satu pengendara motor yang singgah di SPBU mengatakan, baru mengetahui jika di SPBU sudah tidak dikenakan tarif. Ia mengaku, biasanya di SPBU memang dikenakan biaya untuk penggunaan toilet.
"Iya senang juga. Setahu saya kalau di SPBU dulu memang dikenakan tarif, seribu atau dua ribu rupiah," tukasnya.(anf)
Safari Ramadan Pemkab Rohul berakhir setelah mengunjungi 16 kecamatan. Pemkab meminta OPD menindaklanjuti aspirasi masyarakat,…
Hari terakhir operasional truk di penyeberangan Bengkalis memicu antrean panjang. Pembatasan angkutan barang berlaku 14–28…
Momen Lebaran dan mudik ke kampung halaman tetap waspada terhadap ancaman penyakit campak yang saat…
Zakat ASN Pemprov Riau melalui Baznas mencapai Rp61 miliar. Plt Gubri SF Hariyanto memimpin Gerakan…
Pemko Pekanbaru mencairkan gaji, THR, TPP dan TPP ke-14 ASN sekaligus pada Maret untuk membantu…
Warga keluhkan kondisi jalan Parit Guntong–Pulau Kijang di Inhil yang rusak dan berlumpur. Mereka berharap…