PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru melalui UPT Perparkiran hingga saat ini belum bisa menangangi masalah parkir ilegal di Jalan Diponegoro depan RSUD Arifin Achmad. Pasalnya, meski ada rambu larangan parkir, deretan kendaraan roda empat bebas parkir di tempat larangan tersebut.
Kepala UPT Perparkiran Dishub Pekanbaru Radinal Munandar tak menampik persoalan ini saat diminta keterangannya oleh Riau Pos, Senin (23/9). Ia mengatakan, untuk mengatasi masalah ini, pihaknya akan segera menyurati pihak RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
”Kami akan menyurati pihak RSUD Arifin Achmad terkait kendaraan yang parkir di Jalan Diponegoro tepatnya di depan RSUD Arifin Achmad. Karena kan kendaraan yang parkir di Jalan Diponegoro tersebut merupakan pengunjung RSUD Arifin Achmad,” ujar Radinal Munandar.
Dijelaskannya, pihaknya akan menggelar rapat bersama dengan pihak RSUD Arifin Achmad mencari solusi terbaik terkait parkir kendaraan di Jalan Diponegoro tersebut.
Apalagi dengan adanya kendaraan yang parkir dipinggir jalan bisa mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
”Nanti kita bersama-sama lah mencari solusinya seperti apa. Yang parkir di Jalan Diponegoro itu kan pengunjung rumah sakit. Jadi kami sebenarnya gak tega juga kan ketika orang berobat dan parkir di Jalan Diponegoro terus ban kendaraannya kami kempesin,” katanya.
Saat ditanya mengapa tidak dicabut saja rambu larangan dan diterapkan retribusi parkir di jalan itu, Radinal katakan hal itu akan dibahas dalam rapat bersana nanti.
”Apakah diperbolehkan atau dicabut saja larangan (parkir, red), dari rapat bersama itu nanti diputuskan bersama,” katanya
Sementara itu, pantauan Riau Pos di Jalan Diponegoro Pekanbaru, tepatnya di depan RSUD Arifin Achmad Pekanbaru setiap hari banyak kendaraan roda empat yang parkir di pinggir jalan meski sudah dipasang rambu larangan parkir.(yls)
Laporan DOFI ISKANDAR, Kota
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…