Categories: Pekanbaru

Kerap Ditertibkan, PKL Jalan Pattimura Tetap Marak

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Meskipun kerap dilakukan penertiban oleh Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Satuan Polisi Pamong Praja Satpol-PP Kota Pekanbaru, namun nyatanya para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Diponegoro dan Jalan Pattimura Kota Pekanbaru masih tetap marak.

Pantauan Riau Pos, Senin (23/9) terlihat para PKL yang berjualan dibahu jalan protokol itu sejak siang hingga malam hari. Bahkan tak jarang juga, bukan hanya bahu jalan yang mereka gunakan sebagai lokasi berdagang melainkan juga trotoar jalan yang membuat pejalan kaki harus merelakan diri untuk melintas di badan jalan protokol.

Jusmaryanti salah seorang pejalan kaki mengaku sangat kecewa dengan maraknya pkl yang berjualan di bahu jalan protokol hingga memakan trotoar sebagai penempatan barang dagangan mereka. Menurutnya, seharusnya pemerintah kota bisa melakukan penataan kawasan yang memang dibenarkan untuk para PKL berjualan tanpa harus memakan hak pejalan kaki.

”Saya tidak mengalahkan mereka berjualan tapi kalau bisa jangan malah mengambil hak orang lain. Kami pejalan kaki ini hanya merasa nyaman kalau lewat diatas trotoar, tapi kalau badan jalan dan trotoar dibuat untuk jualan kemana kami bisa melintas dijalan yang padat akan kendaraan bermotor,”ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh pengendara motor Jeffry yang mengaku badan Jalan Diponegoro dan Pattimura kerap mengalami kemacetan dan penyempitan jalan akibat para pedagang kaki lima yang ikut menggunakan badan jalan tersebut sebagai lokasi industri komersial.

Belum lagi dijam sibuk, seperti waktu pulang anak sekolah dan juga kantor ruas jalan protokol ini sulit dilintasi, karena pedagang dan pengguna jalan sama-sama ingin melintasi badan jalan itu.

”Kalau bisa ditata dengan baik. Khususnya di jam sibuk. Karena PKL ini menghambat arus lalulintas karena sebagian badan jalan digunakan untuk berjualan,”ucapnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengaku kerap melakukan penertiban PKL di sekitar Jalan Pattimura. Dimana para pedagang kaki lima (PKL) diingatkan untuk tidak berjualan di badan jalan maupun trotoar.

Tak hanya itu, sampai saat ini proses menuju penertiban masih dalam tahap imbauan dan sosialisasi melalui surat peringatan. Setelah itu akan dilakukan penertiban agar PKL tidak berjualan di tempat yang telah dilarang oleh Peraturan Daerah (Perda).

Penertiban tersebut guna mewujudkan ketertiban dan kenyamanan lalu lintas. Keberadaan PKL yang menggunakan badan jalan bisa mengganggu arus lalu lintas.

”Penertiban yang dilakukan bukan hanya di titik-titik jalan rawan PKL yang sering menggunakan badan jalan dan trotoar saja, tapi juga sejumlah ruas jalan protokol lainnya. Penertiban ini kita lakukan agar bisa terciptanya kawasan tertib, indah dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” terangnya.(ayi)

Redaksi

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

3 jam ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

3 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

4 jam ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

4 jam ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

4 jam ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

4 jam ago