pekanbaru-dapat-4-680-vial-vaksin
KOTA (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Pekanbaru kembali mendapatkan tambahan vaksin sebanyak 4.680 vial, dan jumlah ini langsung didistribusikan ke seluruh pelayanan kesehatan untuk disuntikkan kepada masyarakat yang ingin divaksin.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru dr Arnaldo Eka Putra menyebutkan, setelah sebelumnya mendapatkan 1.000 vial pada akhir pekan lalu, dan sekarang dapat tambahan lagi. Untuk termen ini Riau mendapatkan 185.906 vial jatah provinsi Riau. Pekanbaru menjadi daerah yang paling banyak dari kabupaten/Kota lainnya di Riau.
"Vaksin ini sampainya Rabu (23/6) malam kemarin dari Bio Farma Jakarta, dan Kamis langsung didistribusikan dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau ke Kota Pekanbaru," ujar Arnaldo.
Di sebutkan Naldo lagi, dari arahan vaksin yang didapat itu target hariannya untuk 4,017 orang. Sementara ditegaskan nya Pekanbaru bisa 5000 sehari. "Artinya dengan tingginya animo masyarakat dan kesiapan tim vaksin kita siap berapa pun di kasih, " kata Naldo lagi.
Ditegaskan Naldo lagi, kepada masyarakat yang siap untuk di vaksin, namun belum bisa vaksinasi untuk dapat bersabar, karena dadi yang ada saat ini pihaknya masih fokus untuk menyelesaikan vaksin tahap dua dadi semua layanan vaksin, termasuk bus keliling.
"Harapan kita untuk percepatan vaksinasi ini, kita maunya diberikan 92,000 baru bisa mencapai herd immunity, hanya kendala stok saja maka vaksinasi agak terganggu, dan kepada masyarakat kami minta untuk bersabar, karena kami fokus menyelesaikan vaksin kedua, " tuturnya.
Laporan: Agustiar (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…