pangdam-dandim-wajib-dukung-pembangunan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Panglima Kodam (Pangdam) I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin SE MSi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0313/KPR dan ke Kodim Siak, Senin (23/5).
Kunker ke Kampar sekaligus menutup latihan penyiapan pratugas Satgas Yonif 132/BS dalam rangka Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Darat RI-PNG, sektor utara di wilayah Papua TA 2022 di Lapangan Mako Yonif 132/BS.
Saat mengunjungi Kodim 0322/Siak, Pangdam I/BB mneegaskan dandim wajib mendukung pembangunan yang diselenggarakan pemerintah daerah dengan pendekatan pertahanan dan keamanan, sehingga sinkron dengan kesejahteraan masyarakat. Keamanan juga menjadi domain kepolisian.
"Tidak ada alasan Dandim tidak mendukung pembangunan. Dandim tugasnya menselaraskan bukan dipertentangkan," tegas pria kelahiran Ujungpandang yang besar dan sekolah di Binjai Sumatera Utara ini saat berkunjung ke Siak, Senin (23/5).
Dia melihat dari tata ruang di Kabupaten Siak, menjadi satu kesatuan begitu asri dan saling mendukung. Hal ini menurutnya menjadi modal dasar untuk pembangunan di Siak terkolaborasi dengan baik. Di tengah arus informasi begitu cepat, dan dunia berbasis digital. Pembangunan Kabupaten Siak saatnya didukung forkopimda termasuk Dandim.
Disebutkannya, ada hal-hal yang memerlukan kehadiran tentara, jika Dandim tidak respon silakan ke Danrem dan bila perlu ke dia. Menurutnya dia akan lansung merespon. Jika tidak diberdayakan yang rugi daerah. "Kami ada 28 ribu personel. Tahun ini TMMD 6 Kodim dan satu Kodim imbangan. Di sini ada Bengkalis dan imbangan di Inhil. Saya selalu katakan Siak kota masa depan," tegasnya.
Bupati Alfedri menjelaskan bagaimana menyatunya Pemkab Siak bersama forkopimda. Bahkan setiap bulan membahas permasalahan serta bersama mencarikan solusinya. "Kami terus menjaga Siak tetap kondusif. Kami menjaga Siak aman dan terkendali," kata Bupati Alfedri.
Kehadiran Pangdam Daniel ke Negeri Istana merupakan sesuatu yang istimewa. Makanya kami lakukan penyambutan dan memasang karpet merah di jalan depan Balairung Datuk Empat Suku. Kerja sama dan kemitraan yang sudah terjalin dengan baik, dikatakan Bupati Alfedri akan terus dijaga dan amanah Pangdam akan direalisasikannya.
Sementara itu, saat menutup latihan penyiapan pratugas yang telah dilaksanakan selama 13 hari , dalam amanatnya, Pangdam I/BB mengatakan latihan ini merupakan latihan tingkat batalyon bertujuan meningkatkan kemampuan Satgas Pamtas Darat Sektor Utara RI-PNG Yonif 132/BS, terutama dalam melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan darat sektor utara RI-PNG, di wilayah Papua dalam rangka mendukung tugas pokok TNI Operasi Militer selain perang.
"Latihan yang telah kalian laksanakan tentunya dapat memberikan gambaran tentang tugas operasi yang akan kalian hadapi nantinya. Latihan tersebut bertujuan untuk mengasah kemampuan tempur secara intangibel," ujarnya.(nda/mng)
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…
Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…
Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…
Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…
Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur tewaskan 15 orang. Korban terjebak hingga…