Categories: Pekanbaru

BPJamsostek Pekanbaru Panam Jalin Kerja Sama PLKK dengan RS Hermina dan PBEC

PEKANBARU(RIAUPOS. CO) – Badan Penyelenggara (BP) Jamsostek Cabang Pekanbaru Panam menjalin Ikatan Kerja Sama (IKS)  Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) dengan pihak Rumah Sakit (RS)Hermina dan Rumah Sakit Mata PBEC.
Penandatanganan Ikatan Kerja Sama (IKS) dilakukan oleh Kepala BPJamsostek Cabang Pekanbaru Panam Ahmad Fauzan dengan Direktur RS Hermina Dokter Firdaus Nurdin dan Direktur Rumah Sakit Mata PBEC, Dokter Vinna Taulina MMR, Senin (24/2-2020) dalam kegiatan sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) No 82 Tahun 2019 BP JAMSOSTEK.

Kepala BPJamsostek Cabang Pekanbaru Panam, Fauzan mengatakan, kerja sama ini diharapkan bisa menjadi borometer pelayanan kesehatan, sekaligus merupakan salah satu upaya BPJamsostek dalam meningkatkan pelayanan yang luas bagi peserta BPJamsostek, yaitu melalui kerjasama dengan Rumah Sakit Mata PBEC dan Hermina di Pekanbaru.

“Kami berharap semua peserta BPJamsostek yang mengalami kecelakaan kerja bisa mendapatkan manfaat ini. Karena nantinya semua biaya yang timbul terkait BPJS dengan RS Hermina dan PBEC akan menjadi tanggungan dari BP Jamsostek,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Direktur RS Hermina, dr Firdaus Nurdin mengatakan, Rumah Sakit Hermina memang pendatang baru di Pekanbaru. Namun rumah sakit umum ini sudah memiliki 35 jaringan rumah sakit di seluruh Indonesia, dan RS Hermina merupakan cabang yang ke-34.

Didukung 45 dokter spesialis , rumah sakit ini dilengkapi fasilitas yang cukup memadai dan mampu menjadi rujukan dari puskesmas maupun dari praktik kerja mandiri.

Dengan bekerja sama dengan BPJamsostek, berarti RS Hermina sudah dapat mengakses baru lagi, sehingga masyarakat peserta BPJamsostek memiliki pintu masuk untuk RS Hermina. “Kesiapan kami dalam kerangka itu cukup memadai karena kami punya dokter 45 spesialis dan fasilitas yang sangat memadai,” terang jelas Firdaus.

Sementara Direktur Rumah Sakit Mata PBEC (Pekanbaru Eye Center) Vinna Taulina dalam kesempatan itu mengakui, pihaknya selama ini juga melayani pasien kesehatan yang biasa dikenal pasien BPJS pada umumnya. Namun dengan dilakukan Ikatan Kerja sama (IKS) ini tentunya dapat memperluas pelayanan  fasilitas lagi bagi peserta BPJamsostek yang mengalami kecelakaan kerja, terutama resiko yang banyak terjadi di industri kimia.

Rumah Sakit Mata PBEC juga didukung 8 dokter spesialis mata yang sudah memiliki pengalaman dibidangnya masing-masing, jelas Vinna.

Laporan/Editor: Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Junaidi Resmi Jadi Tersangka OTT di Siak, Polisi Dalami Dugaan Kasus Kapal Gratis

Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…

1 jam ago

Inhu Bergerak! Usai Roadshow ke 10 Kementerian, Kini Adopsi Pengelolaan Sampah Terbaik Nasional

Pemkab Inhu mengunjungi 10 kementerian dan belajar pengelolaan sampah di Jakarta Utara sebagai langkah membangun…

2 jam ago

Kane vs Haaland Jadi Sorotan, Striker Inggris: Kami Punya Gaya Bermain Berbeda

Harry Kane menolak dibandingkan dengan Erling Haaland jelang laga Inggris vs Norwegia dan optimistis The…

12 jam ago

Polsek Mandau Bongkar Peredaran Sabu, Pria 32 Tahun Ditangkap dengan 32 Paket Barang Bukti

Polsek Mandau menangkap pria berinisial MR dalam kasus dugaan peredaran sabu. Polisi menyita 32 paket…

18 jam ago

120 Pebulutangkis Muda Masih Bertahan, Perebutan Super Tiket Audisi PB Djarum di Pekanbaru Makin Sengit

Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru makin ketat. Sebanyak 120 atlet muda masih…

21 jam ago

Progres Sekolah Rakyat di Kuansing Capai 82 Persen, Plt Bupati Tekankan Kualitas dan Ketepatan Waktu

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing telah mencapai 82 persen. Plt Bupati Muklisin meminta kontraktor menjaga…

21 jam ago