Categories: Pekanbaru

Lakukan KDRT, Terancam Lima Tahun Penjara

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) — Seorang gharim di salah satu musala di Jalan Satria, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, terseret kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Emosinya meluap setelah sang gharim S (45) mendapati istrinya memarahi anaknya dengan suara lantang.

Dikisahkan Kapolsek Tenayan Raya Kompol M Hanafi melalui Kanit Reskrim Iptu Efrin J Manullang, saat itu S baru saja pulang dari belanja tepatnya, Senin (20/1) pukul 22.00 WIB.

"Posisinya kedua anaknya bertengkar, lalu istrinya M (33) memarahinya. Sehingga sang suami emosinya meluap dan mencolok matanya dengan jari kanannya. Akibatnya mata sebelah kirinya terluka," sebutnya, Kamis (23/1).

Masih kata Manullang, sang istri mengaku bahwa suaminya sering melakukan tindakan kasar. "Pengakuan istrinya sering. Sehingga karena tidak tahan, melapor ke kami untuk ditindak. Akhirnya pada Selasa (22/1) suaminya pun kami amankan," ulasnya.

Lebih jauh, tersangka S selalu naik emosi jika melihat istrinya marah pada anaknya. Padahal tujuannya agar sang anak tumbuh kembang lebih baik. Namun, S malah memarahinya dan main tangan.

Akibat tindakan ini sang suami dijerat Pasal 44 ayat (2) UU KDRT  Nomor 23/2004 dengan pidana maksimal lima tahun penjara.(s)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Tertunda, Fakhriadi Syamsuddin dan Istri Resmi Berangkat Haji Bersama Kloter BTH 21

Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…

41 menit ago

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

2 jam ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

13 jam ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

17 jam ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

23 jam ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago