Categories: Pekanbaru

Wako Agung Hadirkan Mobil Pelayanan NIB dan NPWP Keliling, Birokrasi Kini Jemput Bola!

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H. Agung Nugroho SE MM, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan publik. Hal itu diwujudkan melalui penandatanganan kesepakatan bersama serta perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dengan sejumlah instansi pelayanan publik.

Kegiatan tersebut dirangkai dengan peluncuran Mobil Pelayanan Keliling di Gedung Dang Merdu Bank Riau Kepri (BRK) Syariah, Rabu (22/10). Acara penting ini dihadiri langsung oleh Wako Agung bersama jajaran Forkopimda, perwakilan Kejaksaan Negeri Pekanbaru, dan sejumlah kepala dinas serta instansi vertikal yang tergabung dalam sistem pelayanan satu pintu di Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru.

Dalam sambutannya, Wako Agung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan mudah dijangkau masyarakat. Ia menegaskan, keberhasilan MPP Pekanbaru menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia merupakan hasil kerja keras bersama seluruh instansi.

“MPP Pekanbaru selalu berada di posisi teratas secara nasional. Ini bukan kerja satu pihak, tapi hasil sinergi kuat antara pemerintah daerah dan instansi vertikal,” ujar Agung.

Pemko Pekanbaru, lanjutnya, akan terus memperkuat kolaborasi lintas lembaga agar pelayanan publik semakin inovatif dan merata hingga ke wilayah pinggiran. Salah satu buktinya adalah peluncuran Mobil Pelayanan Keliling, hasil kerja sama dengan BRK Syariah.

Mobil layanan ini disiapkan untuk mempermudah masyarakat mengurus dokumen administrasi tanpa harus datang ke kantor pelayanan. Warga cukup menunggu di lokasi yang telah dijadwalkan di lingkungan masing-masing.
“Mobil ini simbol bahwa pelayanan publik kini menjemput bola. Pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat agar semua mendapat akses yang sama,” jelasnya.

Melalui layanan ini, masyarakat bisa mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), pembukaan rekening BRK Syariah, serta perizinan lain yang terhubung dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kehadiran mobil ini diharapkan mampu menghemat waktu, biaya, dan meningkatkan efisiensi pelayanan.

Tak hanya itu, Pemko Pekanbaru juga memperkenalkan program penempatan petugas pelayanan di setiap RW, agar masyarakat mendapatkan pendampingan langsung dalam pengurusan dokumen seperti KTP, KK, surat pindah, dan BPJS.
“Setiap RW akan memiliki satu petugas yang siap membantu masyarakat. Mereka bisa berasal dari ASN, PPPK, atau tenaga kontrak Pemko,” terang Agung.

Langkah ini menjadi strategi lanjutan memperluas jangkauan layanan, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu atau akses menuju kantor pemerintahan. Dengan lebih dari 12.000 pegawai yang terdiri dari PNS, PPPK, dan tenaga paruh waktu, Pemko optimistis program ini dapat berjalan berkelanjutan.

Dalam acara itu juga dilakukan perpanjangan kerja sama antarinstansi di lingkungan MPP Pekanbaru yang diperbarui setiap lima tahun sekali. Kini lebih dari 50 instansi tergabung dalam sistem pelayanan tersebut, mulai dari kepolisian, imigrasi, agraria, hingga lembaga jaminan sosial.

“Kerja sama ini terbukti berdampak besar pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Kami ingin seluruh warga mendapat hak yang sama atas kemudahan pelayanan,” tegas Agung.

Selain meluncurkan inovasi baru, Wako Agung juga mengumumkan rencana pembangunan gedung baru MPP Pekanbaru tahun depan. Gedung baru ini diharapkan lebih luas, modern, dan representatif agar pelayanan publik makin optimal.
“Gedung MPP yang sekarang sudah tak memadai. Tahun depan, kita mulai pembangunan gedung baru agar pelayanan publik di Pekanbaru semakin cepat, nyaman, dan berkelas nasional,” ujarnya.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa seluruh inovasi tersebut merupakan bagian dari visi besar Pemko Pekanbaru untuk menjadikan kota ini sebagai pusat pelayanan publik digital dan kolaboratif di Sumatera.
“Kunci suksesnya adalah kolaborasi. Pemerintah, swasta, dan masyarakat harus bergerak bersama. Jika bersinergi, Pekanbaru bisa menjadi contoh kota pelayanan publik yang maju dan manusiawi,” pungkasnya.(ali)

Redaksi

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

16 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

16 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

17 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

17 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

18 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

1 hari ago