Categories: Pekanbaru

Anak Berkebutuhan Khusus Hebat karena Orang Tua Terlibat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Anak-anak yang berkebutuhan khusus akan tumbuh menjadi anak hebat bahkan lebih hebat jika para orangtua ikut terlibat dalam pendidikan. Karenanya, pemerintah merasa perlu untuk membekali keterampilan kepada orangtua/wali untuk diteruskan kepada anak-anak.

 

Salah satu langkah yang dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui BP PAUD dan Dikmas Riau adalah pengembangan uji coba operasional model pelibatan orangtua di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina Pekanbaru. Puncak kegiatan, diadakan Pentas Kelas Akhir Tahun di SLB Negeri Pembina, Jalan Segar Kulim, Selasa (22/10).

Kepala BP PAUD dan Dikmas Riau Akhyar SPd MPd yang diwakili Pengolah Data BP PAUD dan Dikmas, Rasifral SPd saat membuka kegiatan pentas seni menyebutkan, melakukan pengembangan model, pemetaan mutu dan supervise di dua provinsi yang ditangani yakni Riau dan Kepulauan Riau.

"Pentas akhir tahun ini rangkaian terakhir pengembangan model yang keseluruhannya bertujuan meningkatkan peran aktif orang tua/wali dalam pengembangan pendidikan anak sehingga tercipta sinergitas antara sekolah, pemerintah dan masyarakat dalam hal ini orangtua. Seperti motto kita, anak-anak bisa hebat kalau orangtua terlibat," katanya.

Ketua Komite SLB Negeri Pembina, Anwar Sutejo SE mengatakan pentas seni itu merupakan kali kedua dilaksanakan sebagai bentuk partisipasi aktif orang tua bersama sekolah. Disebutkan partisipasi aktif karena komite sekolah yang merupakan orang tua terlibat dalam kepanitiaan termasuk melatih anak-anak untuk unjuk kebolehan sesuai bakat masing-masing. "Di pentas seni ini kami menampilkan puisi, tarian, lagu, pantomim, melantunkan ayat suci Alquran hingga bazar berbagai kerajinan tangan hasil karya siswa dan orangtua," kata Anwar.

Kepala SLB Negeri Pembina Makmur SPd MPd yang diwakilkan Wakil Kepala Sekolah Yatmiati SPd mengatakan, sekolah menyampaikan ucapan terima kasih karena dipercaya sebagai tempat uji coba model. Tahun lalu menitikberatkan pada bagaimana cara menerima anak berkebutuhan khusus di tengah-tengah keluarga. Tahun ini diarahkan kepada memberi keterampilan kepada wali murid terutama tuna rungu, tuna daksa dan tuna rungu.(rir/c)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

17 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

17 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

3 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

3 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

3 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago