Categories: Pekanbaru

Masih Ada Sekolah Enggan Isi Izin PTM

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Keluarnya edaran pembolehan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mewajibkan seluruh madrasah di bawah naungan Kementrian Agama (Kemenag) di Kota Pekanbaru untuk mengisi daftar isian yang diwajibkan sebelum diperbolehkan melaksanakan PTM. Namun masih ada madrasah yang belum menunaikan kewajiban tersebut.

Padahal, menurut Kasi Madrasah Kemenag Kota Pekanbaru Dr Realis, penyelenggara pendidikan di madrasah sudah diberikan kemudahan melalui sistem pengisian online. Ada sistem EMIS yang bisa diakses setiap saat.

Realis menyebutkan, setiap madrasah, peserta didik, guru dan tenaga kependidikan madrasah wajib mengisi daftar Isian melalui EMIS 4.0. Sesuai aturan yang dikeluarkan Mentri Agama, pengisian itu menjadi salah satu syarat penyelenggaraan PTM Terbatas.

"Kementerian Agama  menggunakan data dalam Daftar Isian itu sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan tentang izin penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di madrasah. Apa tujuannya, untuk melindungi madrasah dan para guru juga sebenarnya. Karena semua itu berkaitan dengan aturan protokol kesehatan, ada sanksi hukum bagi pelanggarnya," kata Realis.

Ketentuan penyelenggaraan PTM terbatas di madrasah mengacu pada Surat Edaran Dirjen

Pendidikan Islam Nomor B-2733.1/DJ.I/PP.00/.00.11/08/2021 30 Agustus 2021. Surat itu mengatur

Panduan Penyelenggaraan Pembelajaraan pada madrasah. Itu menurut Realis berlaku di seluruh Indonesia. Kendati yang masih belum mengisi jumlah sedikit, pihaknya tetap akan mengambil tindakan pengawasan dan penertiban.

"Karena kami tidak mau penyelenggara pendidikan bermasalah dan guru terkena sanksi. Ini penting, terutama yang berkaitan dengan surat pernyataan dari wali murid. Maka kami mengimbau, selain mengisi daftar isian, semua aturan yang berlaku dalam penyelenggaraan pembelajaran tatap muka harus dipatuhi setiap saat," pintanya.

Total ada sekitar 180 lembaga pendidikan yang berada di bawah pengawasan Kemenag Kota Pekanbaru per September 2021 ini. Rinciannya, 89 Raudhatul Atfal, 33 Madrasah Ibtidaiyah, 36 MTs dan 22 Madrasah Aliyah (MA). Namun Realis tidak merinci jumlah sekolah yang belum melakukan pendaftaran melalui EMIS 4.0.(end)

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Menginap di Kamar Deluxe Cuma Rp455 Ribu, Hotel Mutiara Merdeka Hadirkan Paket “Koper”

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…

2 hari ago

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Mahasiswa Pascasarjana UNRI Dampingi Guru MTsN 1 Kampar Kembangkan AI

Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…

2 hari ago

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

2 hari ago

Satu Tim dengan Sang Putra, Kebahagiaan Coach Suryo Dampingi Debut Alif di Firstman

Kepala pelatih MAN 1 Pekanbaru Suryo Pranoto merasakan kebahagiaan tersendiri saat mendampingi putra kandungnya, Muhammad…

2 hari ago

WNA Asal India Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Hotel Jalan Hang Tuah Duri

Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…

3 hari ago

Polda Riau Libatkan Bhabinkamtibmas dalam Program Rehabilitasi Mangrove M4CR

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…

3 hari ago