Categories: Pekanbaru

Delay hingga Batal Terbang, Penumpang Tidak Boleh Dirugikan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Executive General Manager Bandara Internasional SSK II Pekanbaru Yogi
Prasetyo Suwandi memastikan penumpang mendapatkan hak-haknya atas adanya penundaan hingga pembatalan oleh sejumlah maskapai penerbangan disebabkan oleh jarak pandang terbatas menyebabkan ratusan penumpang terlantar, Senin (23/9).

“Dalam kejadian ini, penumpang tidak boleh dirugikan,” ucapnya Yogi.

Otoritas bandara juga telah melakukan mediasi dengan pihak maskapai terkait kondisi saat ini. Seperti halnya mengenai penggantian tiket dengan cara refund, reschedule. “Atau penumpang diinapkan,” ujarnya.

Perlu diketahui ada puluhan penumpang dari maskapai Citilink sejak minggu malam (22/9) lalu sampai sekarang belum ada kepastian kapan akan diterbangkan. Karena itu, pengamatan Riau Pos, banyak dari mereka yang mengeluhkan hal tersebut ke kantor Citilink yang berada di lantai dasar Bandara SSK II dan juga beberapa diantaranya masih bertahan dibandara.

“Untuk penumpang minggu malam, saya kira belum semuanya berangkat. Tapi sudah ada usulan extra flight dari citilink. Setelah nanti jarak aman, barulah sisanya akan diberangkatkan lagi,” ujarnya.

Masalah kabut asap pekat sisa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ini tampak samar-samar menyelimuti ruangan bandara. Maka dari itu, sejumlah petugas hingga penumpang memakai masker untuk melindungi diri dari paparan penyakit Ispa.

Maka dari itulah, pihak bandara berupaya menambah fasilitas disaat kabut asap seperti ini. Yogi mengatakan untuk areal terminal filter udara akan ditingkatkan kembali, supaya kualitas udara lebih bersih.

“Kemudian kerjasama dengan KKP berikan masker gratis dan disediakan air minum, supaya penumpang tetap fit,” jelasnya.

Aktivitas bandara sendiri nyaris lumpuh karena kabut asap membuat jarak pandang terbatas. Sampai saat ini belum ada satu pun pesawat yang dapat mendarat di Pekanbaru.

“Baru ada enam pesawat yang take off pada jam enam sampai tujuh pagi tadi. Karena memang jarak pandang saat itu masih diatas 800, masih sesuai standar,” imbuhnya.

Enam pesawat yang lepas landas, yakni Wings Air IW1759 Pekanbaru-Palembang, Lion Air JT393 Pekanbaru-Jakarta, Wings Air IW1274 Pekanbaru-Tanjung Pinang. Kemudian, Batik Air ID7064 Pekanbaru-Jakarta, Lion Air JT983 Pekanbaru-Surabaya dan Lion Air JT913 Pekanbaru-Majalengka.

“Seluruh pesawat yang belum terbang menuju Pekanbaru dengan alasan beragam,” tutupnya.
Laporan *1/muslim nurdin
Editor: Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

51 Peserta Daftar Calon Pimpinan Baznas Riau Periode 2026–2031, Ini Tahapan Seleksinya

Pendaftaran calon pimpinan Baznas Riau periode 2026–2031 ditutup dengan 51 peserta. Seleksi administrasi dimulai sebelum…

14 jam ago

Rida K Liamsi Disebut Terima Gaji Rp200 Juta, Ini Kesaksian Dirut Riau Pos

Sidang perkara penggelapan Riau Pos mengungkap gaji Rida K Liamsi Rp200 juta per bulan dan…

14 jam ago

115 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Indragiri Hulu Tertinggi dan Udara Pekanbaru Tidak Sehat

BMKG Pekanbaru mendeteksi 115 titik panas di Riau pada Rabu (16/9/2026). Indragiri Hulu menjadi wilayah…

14 jam ago

Houthi Serang Tiga Kota Arab Saudi dengan Rudal dan Drone, 13 Warga Terluka

Houthi melancarkan serangan rudal dan drone ke tiga kota Arab Saudi. Sebanyak 13 warga terluka…

14 jam ago

Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Warga Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Petugas

Disdukcapil Pekanbaru mengingatkan warga waspada penipuan online yang mencatut nama petugas dan meminta data pribadi…

15 jam ago

Sindikat SIM Palsu di Siak-Pekanbaru Terbongkar, 8 Tersangka Diamankan

Polres Siak membongkar sindikat SIM palsu lintas wilayah. Delapan tersangka diamankan, 48 blangko SIM bekas…

17 jam ago