Personel piket dan Unit Lantas Polsek Bukit Raya melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) Kecelakaan tunggal di Jalan Labersa yang menyebabkan korban wanita paruh baya meninggal dunia, Senin (22/7/2024) siang. (Polsek Bukit Raya untuk riau pos )
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Peristiwa kecelakaan terjadi di Jalan Labersa, Kecamatan Bukit Raya, Senin (22/7). Korban bernama Sri Suhartini (55) meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Sempat beredar video di sejumlah grup WhatsApp, seorang wanita tergeletak di pinggir Jalan Labersa, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Senin (22/7). Darah terlihat melumuri wajah wanita berhijab tersebut.
Dalam video berdurasi tidak sampai setengah menit itu, korban terlihat masih bernafas. Narasi yang beredar, wanita itu merupakan korban kecelakaan lalu lintas.
Terkait video yang beredar dan setelah melakukan penelusuran, Kapolsek Bukit Raya Kompol Syafnil membenarkan peristiwa tersebut.
’’Benar tadi anggota turun ke lapangan untuk mengecek. Ini informasi awal kecelakaan tunggal ’out off control’ di Jalan Labersa dekat simpang Jalan Amanah, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya,’’ kata Kompol Syafnil, kemarin.
Korban disebutkan sebagai pensiunan salah satu bank dan merupakan warga Perumahan Forman Citra Residen di Jalan Labersa.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Alvin Agung Wibawa menjelaskan, sebelum kecelakaan korban mengendarai sepeda motor dari arah Jalan Amanah. Sesuai keterangan saksi mata, kendaraan korban kehilangan kendali saat hendak ke Jalan Labersa.
’’Sesampainya di simpang Jalan Labersa, korban mengalami hilang kendali akibat menanjak dari permukaan jalan tanah ke permukaan aspal Jalan Labersa dan kemudian terjatuh,’’ ungkapnya.
Ia menyebutkan, korban sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong. ’’Korban mengalami luka berat pada bagian kepala, meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit,’’ sambung Kompol Alvin.
Hasi pemeriksaan awal di lokasi kejadian, Alvin mengatakan polisi sementara menyimpulkan, kecelakaan terjadi akibat kondisi jalan yang menanjak di persimpangan dan diperburuk dengan permukaannya yang tidak rata. ’’Kondisi badan jalan aspal juga berpasir di persimpangan itu, hingga pengendara harus lebih waspada,” imbau Alvin.(yls)
Laporan Hendrawan, Kota
Pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk April 2026 dipastikan hampir…
Polisi ungkap pembunuhan di Rumbai, menantu jadi otak perampokan. Empat pelaku ditangkap setelah kabur ke…
Disbunnakkan Inhu siapkan 28 petugas awasi hewan kurban jelang Iduladha. Langkah ini untuk cegah penyebaran…
Sebanyak 182 JCH Rohul Kloter 12 diberangkatkan ke Batam. Wabup Syafaruddin Poti melepas langsung dan…
SMAN 2 Singingi raih banyak juara di FLS3N 2026. Cabang tari kreasi mengantar wakil Kuansing…
Ratusan warga Rimbopanjang bongkar median jalan karena akses U-turn terlalu jauh. Aksi ini dipicu keluhan…