Categories: Pekanbaru

Larang Sekolah Tatap Muka di Zona Merah dan Oranye

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengizinkan sekolah tatap muka di tahun ajaran baru pada pertengahan Juli 2021. Namun, di Pekanbaru pemberlakuan dilarang bagi zona merah dan oranye.

Kebijakan ini diambil oleh Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT. Dia menegaskan, sekolah tatap muka hanya berlangsung di wilayah dengan tingkat sebaran Covid-19 rendah.

Diuraikannya, Selasa (22/6), meski Mendikbud memberikan izin, sekolah tatap muka terbatas ini tetap diatur oleh kepala daerah. "Kebijakan sekolah tatap muka terbatas oleh Mendikbud tetap diputuskan oleh kepala daerah. Karena, kepala daerah yang tahu situasi dan kondisi," kata dia.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan tetap menyelenggarakan belajar tatap muka terbatas seperti yang sudah dilakukan sebelumnya.

Belajar tatap muka hanya dilakukan bagi sekolah yang sudah berada di zona kuning (tingkat penyebaran rendah Covid-19) dan zona hijau (zona tidak terdampak Covid-19).

Lalu sekolah yang berada di zona merah dan oranye tidak diizinkan belajar tatap muka.Walaupun, kegiatan belajar mengajar sudah diizinkan tatap muka di tahun ajaran baru. "Meski pada guru sudah divaksin, sekolah tatap muka di zona merah dan oranye tetap dilarang," tegasnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, 20 hingga 26 Juni 2021, sebanyak 26 kelurahan masih zona merah. Di antaranya Kelurahan Sidomulyo Barat, Rejo Sari, Tangkerang Utara, Delima, Tangkerang Timur, Tangkerang Labuai, Tangkerang Tengah, Umban Sari, Labuhbaru Timur, Limbungan Baru, Simpang Tiga, Tuah Karya, Sialang Munggu, Air Dingin.

Kemudian Kelurahan Lembah Damai, Sidomulyo Timur, Tangkerang Barat, Tobek Godang, Sialang Sakti, Tampan, Sri Meranti, Tangkerang Selatan, Bambu Kuning, Labuhbaru Barat, Sukamaju, dan Cinta Raja.  Sementara 18 kelurahan berstatus zona Oranye, 27 kelurahan zona kuning, dan 12 kelurahan lainnya berstatus zona hijau.(ali)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

11 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

11 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

12 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

12 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

1 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

1 hari ago