Categories: Pekanbaru

Ops Ketupat Lancang Kuning Sukses, Irjen Iqbal Beri Penghargaan Personel

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning (OKLK) Polda Riau 2024 dinilai sukses. Hal ini dibuktikan dari angka kecelakaan lalu lintas saat mudik maupun balik Ops Ketupat Lancang Kuning Sukses, Irjen Iqbal Beri Penghargaan Personel Idulfitri 1445 Hijriah/2024 Masehi yang turun drastis.

Atas keberhasilan ini, Polda Riau memberikan penghargaan kepada enam Kepolisian Resor (Polres) yang dinilai berprestasi. Yakni Polresta Pekanbaru, Polres Dumai, Polres Indragiri Hulu, Polres Kampar, Polres Rokan Hulu, dan Polres Bengkalis.

Penghargaan diserahkan langsung Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Irjen Mohammad Iqbal didampingi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Brigjen K Rahmadi dalam acara halalbihalal Polda Riau di Halaman Depan Mapolda Riau, Jalan Pattimura Pekanbaru, Senin (22/4) pagi.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh Kapolres dan jajaran yang telah bersusah payah untuk mewujudkan Operasi Ketupat Lancang Kuning (Ops KLK) 2024 dapat berjalan sukses,” ujar Irjen Iqbal, Senin (22/4).

Adapun kategori Polres yang mendapat penghargaan yakni, Optimalisasi Penyelenggaraan Operasi Tertib Ramadan Lancang Kuning 2024, Optimalisasi Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024, dan Kapolres Terinovatif.

Juara 1 kategori Optimalisasi Penyelenggaraan Operasi Tertib Ramadan Lancang Kuning 2024 diraih Polresta Pekanbaru yang diterima Kombes Jeki Rahmat Mustika. Juara 2 diraih Polres Dumai yang diterima Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton, dan juara 3 diraih Polres Indragiri Hulu yang diterima oleh AKBP Dody Wira Wijaya.

Untuk kategori Optimalisasi Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024 diraih Polres Kampar yang diterima langsung oleh Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja. Peringkat kedua diraih Polresta Pekanbaru dan peringkat tiga diraih Polres Rokan Hulu. “Kapolres Terinovatif diberikan kepada AKBP Bimo Setyo Anggoro yang menjabat Kapolres Bengkalis,” kata dia.

Sesuai data yang diterima, selama 13 hari pelaksanaan Ops KLK 2024, Polda Riau dan jajaran telah menangani pelanggaran lalu lintas sebanyak 284 kasus. Operasi yang digelar mulai 4 April hingga 16 April lalu ini berhasil menurunkan 14 persen tingkat pelanggaran jika dibanding tahun 2023 lalu.

Tahun lalu terdapat 329 kasus pelanggaran dan tahun ini turun jadi 45 kasus. Kemudian kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Ops KLK 2024 sebanyak 8 kasus. “Jika dibandingkan pada tahun lalu mengalami penurunan sebanyak 3 kasus,” ujarnya.

Iqbal menambahkan, selama pelaksanaan Ops KLK 2024, tidak ditemukan kejadian menonjol atau kemacetan panjang yang mengganggu pelaksanaan mudik dan balik Idulfitri 2024.

Pada hari yang sama, Polda Riau menggelar halalbihalal di Halaman Depan Markas Polda Riau. Hadir langsung Kapolda Riau, Irjen M Iqbal didampingi Wakapolda Brigjen K Rahmadi serta seluruh Kapolres dan Pejabat Utama Polda Riau dan jajaran.

“Ini adalah puncak pelaksanaan Operasi Tertib Ramadan, Operasi Ketupat Lancang Kuning, dan dikuatkan menjadi operasi standar sesuai prosedur Mabes Polri. Setelah seluruh operasi berjalan sukses dan aman. Kami akhiri dengan acara halalbihalal,” kata Irjen Iqbal.

Dijelaskan Irjen Iqbal, jutaan penduduk se-Riau telah melaksanakan mudik dan balik Idulfitri 2024. Sehingga pihak kepolisian berupaya keras pemudik yang menggunakan jalan sampai dengan selamat di kampung halaman dan selamat kembali ke Riau. ‘’Jadi bisa kita lihat bersama terjadi penurunan angka kecelakaan,’’ ujarnya.

‘’Apa yang sudah dilaksanakan dalam Operasi Tertib Ramadan tentunya untuk menurunkan angka gangguan kamtibmas (Keamanan Ketertiban Masyarakat) itu sendiri. Terdapat 73 pospam (pos pengamanan) dan 5 posyan (pos pelayanan) dalam Operasi Tertib Ramadan. Gangguan kamtibnas mengalami penurunan dari 887 kasus menjadi 820 kasus dengan jumlah penurunan sebesar 60 persen,” ungkapnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Taufik Nurhidayat mengatakan, pihaknya bersama Polres melaksanakan Operasi Tertib Ramadan dengan tujuan untuk meningkatkan keamanan di wilayah-wilayah masing-masing.

“Kami berupaya untuk mencegah gangguan keamanan dan keselamatan. Selain itu bagaimana kita bisa meningkatkan kesadaran kepada masyarakat dengan berlalu lintas yang baik dan yang berkeselamatan, “ tuturnya.

Untuk itu, kegiatan ini di dukung oleh 10 Kasatwil yang ada di Polda Riau dan diawasi oleh Kasatgas Preventif. “Terselenggaranya Operasi Ketupat ini salah satunya adalah arahan dan petunjuk dari Kapolda Riau selaku Kaopsda Karo Ops yang setiap hari memberikan arahan kepada kami selaku Kasatgasnya dan operasi ini berjalan dengan baik,” ujarnya.(adv/nda)

Redaksi

Recent Posts

Sunat Massal dan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias, Warga Rohul Ucapkan Terima Kasih

Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…

2 hari ago

Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali, Afrika Selatan Siap Hadapi Kanada

Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…

2 hari ago

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…

2 hari ago

Mahasiswa Umri Jadi Korban Pemukulan Saat Demo di DPRD Riau, IMM Desak Investigasi Transparan

Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…

2 hari ago

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

2 hari ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

3 hari ago