Categories: Pekanbaru

Belanja Makanan di Mal harus Take Away

(RIAUPOS.CO) — SEJAK diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Pekanbaru, pemesanan makanan dari sejumlah mal di Pekanbaru tidak lagi bisa dilakukan di tempat, sehingga harus dibawa pulang (take away).

Mal Pekanbaru (MP) misalnya, semua tenant yang menjual makanan saat ini hanya menjual dengan cara dibungkus, dan dipesan secara daring. Hal ini sesuai dengan regulasi dari pemerintah, dan memdukung PSBB yang telah diterapkan sejak 17 April lalu.

“Semua tenant makanan saat ini memang diberlakukan pihaknya untuk tidak lagi makan di tempat, tapi hanya boleh dibungkus atau dipesan melalui online dari rumah,” kata Corporate Corporate Secretary PT Bima Sakti Pertiwi TBK (Mal Pekanbaru) Riza Budi, Rabu (22/4).

Selain itu, jam operasional MP pun dikurangi, saat ini semua tenant di mal yang berada di Jalan Sudirman ini buka mulai pukul 11.00-18.00 WIB. “Jam operasional sudah kami kurangi, siapa pun kalau masuk mal diberlakukan pengukuran suhu tubuh, seluruh pengunjung wajib memakai masker,” jelasnya

Selain itu, Mal Livinf World juga melakukan hal serupa. Public Relations and Customer Relations Management, Noval Akbar menuturkan hal ini dilakujan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan pemerintah, dan setiap tenant hanya melayani pembelian take away.

“Makan di tempat sudah nggak boleh lagi, semuanya take away atau pesan via online,” jelasnya.

Kendati demikian, untuk memudahkan masyarakat berbelanja secara daring di Mal Living World, Noval mengatakan konsumen bisa berbelanja melalui aplikasi yang telah disediakan. “Belanja bisa secara langsung, cuma tidak boleh makan di tempat. Kalau ingin di rumah aja,  bisa kunjungi bit.ly.LWPKU,” pungkasnya.(ksm)

Laporan MUJAWARAH ANNAFI, Pekanbaru

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

14 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

14 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

3 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

3 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

3 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago