Categories: Pekanbaru

Komisi III Minta Dinsos Validasi Data PKH

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Komisi III DPRD Kota Pekanbaru menegaskan supaya Dinas Sosial (Dinsos) Pekanbaru melakukan pendataan ulang atau memvalidasi data penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang selama ini selalu menjadi perhatian karena tidak akurat.

Hal ini disampaikan dalam hearing Komisi III Senin (21/2) di ruang komisi bersama pihak Dinsos. "Sudah kami bahas dalam hearing, data penerima bantuan PKH di Kota Pekanbaru selalu menjadi masalah. Dan kami minta dilakukan validasi ulang," ujar Ketua komisi III Aidil Amri kepada wartawan, Selasa (22/3).

Sebab, disampaikam Aidil, masyarakat ada yang mengeluhkan mengenai penyaluran bantuan tersebut tidak tepat sasaran.

"Ada yang penerima PKH itu sudah orang kaya. Ada juga yang telah meninggal dunia itu masih mendapatkan bantuan, ini bagaimana?," kata Aidil.

Dari hasil pemaparan Dinas Sosial, diungkap Aidil, masalahnya ada di pendamping. "Kami ingatkan pendamping di kelurahan atau RW ini jangan ada bermain-main data penerima PKH. Data dengan benar biar berkah bantuan itu," tegasnya.

Menyikapi bantuan tersebut yang tidak tepat sasaran, Aidil mendesak Dinas Sosial dapat sesegera mungkin melakukan validasi ulang data penerima PKH di Kota Pekanbaru.

Selain itu PKH yang minta di data ulang, Komisi III juga membahas keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) yang ada di Kota Pekanbaru.

Diharapkannya, Dinas Sosial dapat saling berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penertiban terhadap masalah ini.

"Gepeng ini kian meresahkan, ada yang anak-anak di bawah umur. Jadi kami minta gepeng ini ditertibkan. Apalagi sekarang mau masuk bulan Ramada," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Dr Idrus mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan program kerjanya kepada Komisi III, dan akan meninjau ulang data PKH tersebut. "Soal PKH akan kami tinjau ulang," ujarnya.

Dan untuk gepeng, disebutkannya juga pihaknya selalu melakukan patroli dan melakukan penertiban. "Hanya saja ini perlu dukungan masyarakat. Tidak bisa hanya dari kami saja," ungkapnya.(gus)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

85.425 Kendaraan di Kuansing Nunggak Pajak, Total Tunggakan Tembus Rp20,7 Miliar

Sebanyak 85.425 kendaraan di Kuansing tercatat menunggak pajak dengan total Rp20,7 miliar. Pemilik kendaraan diminta…

19 jam ago

Revitalisasi Pasar Bawah Mangkrak, Wako Pekanbaru Minta Maaf ke Pedagang

Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru baru mencapai 60 persen meski ditargetkan selesai 2025. Wako minta maaf…

21 jam ago

Parkir di Halaman Minimarket Ditagih Rp15 Ribu, Jukir Liar Kabur Saat Didatangi Petugas

Jukir liar diduga meminta tarif parkir Rp15 ribu di Jalan Sudirman Pekanbaru. Dishub turun tangan…

21 jam ago

77 Peserta Lolos ke Tahap Wawancara Seleksi Kepala Sekolah di Inhu, Pendaftarnya Ternyata Minim

Sebanyak 77 peserta mengikuti uji kompetensi seleksi kepala sekolah TK, SD, dan SMP Negeri di…

21 jam ago

Malam Ini! Habib Syech Hadir di Masjid Raya Annur, Warga Diajak Ramaikan Riau Bershalawat

Riau Bershalawat bersama Habib Syech digelar Senin malam di Masjid Raya Annur Pekanbaru. Masyarakat dan…

22 jam ago

Harga BBM Pertamina Terbaru Agustus 2026: Pertamax Turbo Turun Rp1.000 per Liter

Harga BBM non-subsidi Pertamina turun mulai 1 Agustus 2026. Pertamax Turbo, Pertamax, dan Pertamax Green…

23 jam ago