Categories: Pekanbaru

Sedimentasi Lumpur Sumbat Drainase

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tersumbatnya drainase di Jalan Cempaka, Kecamatan Sukajadi kerap menyebabkan badan jalan tergenang air saat hujan. Tim pasukan kuning dari Dinas PUPR Kota Pekanbaru melakukan pengerukan drainase dan menemukan drainase penuh dengan sidementasi lumpur.

Senin (22/1), puluhan personel pasukan kuning membongkar beton yang menutup bagian atas drainase di Jalan Cempaka simpang Jalan Teratai. Hal ini dilakukan guna mengangkut semua sampah dan juga sedimen lumpur yang ada di dalam saluran air tersebut.

Dua mobil pengangkut sampah dikerahkan untuk membantu jalannya pengerukan terhadap drainase kemarin.

Pasukan kuning menggunakan alat seadanya seperti cangkul, sekop, pengeruk sampah, serta gerobak dorong. Beberapa petugas terpaksa masuk ke dalam drainase untuk bisa mengangkut keluar lumpur dan sampah.

Salah seorang tim pasukan kuning yang enggan diungkapkan identitasnya mengaku, tumpukan lumpur dan sampah plastik yang banyak ditemukan di lokasi diakibatkan adanya tempat pembuangan sampah yang berada di pinggir Jalan Teratai, sehingga membuat aliran air tersumbat.

”Kebanyakan yang kami temukan itu lumpur yang sudah memadat di dalam drainase sama sampah juga, makanya aliran air di sini tidak mengalir seperti seharusnya,” tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edward Riansyah menjelaskan saat ini pihaknya telah menurunkan tim pasukan kuning untuk melakukan normalisasi drainase.

Bukan hanya kawasan Panam, Rumbai dan Tenayan Raya, tetapi seluruh badan  jalan yang selama ini kerap tergenang banjir saat hujan turun lantaran banyaknya saluran air yang tersumbat.

Khusus untuk wilayah Rumbai, lanjut Edward normalisasi akan dilakukan di kawasan jalan lingkungan menuju ke arah kantor kecamatan setempat. Sedangkan untuk di lokasi banjir saat ini, itu (kewenangan) balai (BWSS Wilayah III) dan Pemprov Riau.

Selain itu, normalisasi drainase atau saluran pembuangan air merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru guna menyelesaikan persoalan banjir pascahujan di seluruh badan jalan di Kota Pekanbaru. Karena itu normalisasi ini terus kita lakukan melalui pasukan kuning yang akan dijadwalkan siapkan pekannya.

”Normalisasi drainase akan selalu dilakukan mengingat saat ini kota bertuah masih masuk musim penghujan. Bahkan di tahun 2024 ini kami juga akan melaksanakan sejumlah kegiatan untuk penanganan banjir sesuai masterplan yang telah disusun,” ujarnya.(ayi)

Redaksi

Recent Posts

Harga BBM Non-Subsidi Riau Alami Kenaikan per 1 September 2026

Harga bbm subsidi dan nonsubsidi, harga bbm pertamina terbaru per 1 september 2026 di riau…

6 jam ago

Pemkab Kuansing Fasilitasi Pertemuan Masyarakat Koto Baru dan PT RAPP

Dipimpin Plt Bupati Kuansing H Muklisin. Pemkab Kuansing memfasilitasi pertemuan masyarakat Koto Baru dan PT…

7 jam ago

31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota

31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota. Koperasi karyawan rapp berusia 31…

7 jam ago

Kepala Desa Mengkapan Kecamatan Sungai Apit Apresiasi PBPH-HTI Bantu Pemadaman Karhutla di Luar Konsesi

Sejumlah perusahaan HTI di Riau membantu pemadaman karhutla di luar konsesi. Kades mengapresiasi aksi gotong…

8 jam ago

764 Penerima PKH di Meranti Terdeteksi Terafiliasi Judol, Data Mulai Diverifikasi

Sebanyak 764 KPM PKH di Meranti terdeteksi terkait aktivitas judol. Dinsos kini memverifikasi data sebelum…

9 jam ago

Kakak Beradik Tenggelam di Sungai Kuantan, Jasad Keduanya Ditemukan Terpisah

Dua kakak beradik di Inhu tewas tenggelam saat mandi di Sungai Kuantan. Keduanya ditemukan terpisah…

9 jam ago