Tengku Fauzan Tambusai
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau saat ini masih memeroses Surat Keputusan (SK) para kepala SMA sederajat di Riau yang dimutasi beberapa waktu lalu. Pasalnya, dari ratusan kepala sekolah (Kasek) yang dimutasi tersebut ada yang tidak lagi mendapatkan jabatan atau nonjob sehingga memerlukan SK untuk dapat mengajar.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau Tengku Fauzan Tambusai melalui Sekretaris Edi Rusma Dinata mengatakan, jika SK baru kepala sekolah yang mengalami mutasi beberapa waktu lalu sudah diproses.
“SK penempatannya sudah kita proses, dan sudah kita ajukan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau. Sekarang mungkin masih berproses. Tapi nanti kami akan berkoordinasi dengan BKD sudah sampai mana,” kata Edi.
Dalam itu, Kepala BKD Provinsi Riau Mamun Murod melalui Kepala Bidang Mutasi Heri Permana mengakui pihaknya sudah menerima berkas penempatan pegawai yang mengalami mutasi beberapa waktu lalu.
“Iya sudah kami terima pekan lalu. Begitu sampai ke BKD langsung kami proses dan saat ini tinggal ditandatangani oleh pimpinan,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Riau (Gubri) Edy Natar Nasution melakukan mutasi besar-besaran Kasek SMA/SMK se-Provinsi Riau. Total Kasek yang dilakukan pelantikan berjumlah 226 orang, di mana prosesi pelantikan dilaksanakan di Gedung Daerah Riau, Rabu (27/12).
Khusus untuk di Pekanbaru, beberapa sekolah yang menyandang predikat sebagai sekolah favorit kepala sekolahnya juga dilakukan pergantian. Seperti kepala SMAN 1 Pekanbaru dan kepala SMA Plus Provinsi Riau dan juga kepala SMKN 1 Pekanbaru.(sol)
Harga bbm subsidi dan nonsubsidi, harga bbm pertamina terbaru per 1 september 2026 di riau…
Dipimpin Plt Bupati Kuansing H Muklisin. Pemkab Kuansing memfasilitasi pertemuan masyarakat Koto Baru dan PT…
31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota. Koperasi karyawan rapp berusia 31…
Sejumlah perusahaan HTI di Riau membantu pemadaman karhutla di luar konsesi. Kades mengapresiasi aksi gotong…
Sebanyak 764 KPM PKH di Meranti terdeteksi terkait aktivitas judol. Dinsos kini memverifikasi data sebelum…
Dua kakak beradik di Inhu tewas tenggelam saat mandi di Sungai Kuantan. Keduanya ditemukan terpisah…