Pasukan kuning Dinas PUPR Kota Pekanbaru melakukan pengerukan terhadap drainase Jalan Cempaka, Kecamatan Sukajadi, Senin (22/1/2024). (Prapti Dwi Lestari/riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tersumbatnya drainase di Jalan Cempaka, Kecamatan Sukajadi kerap menyebabkan badan jalan tergenang air saat hujan. Tim pasukan kuning dari Dinas PUPR Kota Pekanbaru melakukan pengerukan drainase dan menemukan drainase penuh dengan sidementasi lumpur.
Senin (22/1), puluhan personel pasukan kuning membongkar beton yang menutup bagian atas drainase di Jalan Cempaka simpang Jalan Teratai. Hal ini dilakukan guna mengangkut semua sampah dan juga sedimen lumpur yang ada di dalam saluran air tersebut.
Dua mobil pengangkut sampah dikerahkan untuk membantu jalannya pengerukan terhadap drainase kemarin.
Pasukan kuning menggunakan alat seadanya seperti cangkul, sekop, pengeruk sampah, serta gerobak dorong. Beberapa petugas terpaksa masuk ke dalam drainase untuk bisa mengangkut keluar lumpur dan sampah.
Salah seorang tim pasukan kuning yang enggan diungkapkan identitasnya mengaku, tumpukan lumpur dan sampah plastik yang banyak ditemukan di lokasi diakibatkan adanya tempat pembuangan sampah yang berada di pinggir Jalan Teratai, sehingga membuat aliran air tersumbat.
”Kebanyakan yang kami temukan itu lumpur yang sudah memadat di dalam drainase sama sampah juga, makanya aliran air di sini tidak mengalir seperti seharusnya,” tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edward Riansyah menjelaskan saat ini pihaknya telah menurunkan tim pasukan kuning untuk melakukan normalisasi drainase.
Bukan hanya kawasan Panam, Rumbai dan Tenayan Raya, tetapi seluruh badan jalan yang selama ini kerap tergenang banjir saat hujan turun lantaran banyaknya saluran air yang tersumbat.
Khusus untuk wilayah Rumbai, lanjut Edward normalisasi akan dilakukan di kawasan jalan lingkungan menuju ke arah kantor kecamatan setempat. Sedangkan untuk di lokasi banjir saat ini, itu (kewenangan) balai (BWSS Wilayah III) dan Pemprov Riau.
Selain itu, normalisasi drainase atau saluran pembuangan air merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru guna menyelesaikan persoalan banjir pascahujan di seluruh badan jalan di Kota Pekanbaru. Karena itu normalisasi ini terus kita lakukan melalui pasukan kuning yang akan dijadwalkan siapkan pekannya.
”Normalisasi drainase akan selalu dilakukan mengingat saat ini kota bertuah masih masuk musim penghujan. Bahkan di tahun 2024 ini kami juga akan melaksanakan sejumlah kegiatan untuk penanganan banjir sesuai masterplan yang telah disusun,” ujarnya.(ayi)
Capella Honda Riau menggelar Premium Movie Ride bersama komunitas PCX Pekanbaru dengan kegiatan rolling city,…
Aktivitas dapur MBG di SPPG Bencahlesung Tenayan Raya sudah dimulai pukul 02.00 WIB. Puluhan relawan…
Polres Siak bersama RAPP menanam jagung pipil di lahan 40 hektare di Kampung Lubuk Jering…
Manajemen Aulia Hospital melakukan kunjungan silaturahmi ke Riau Pos di Pekanbaru untuk mempererat kemitraan dan…
Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…
Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…