Categories: Pekanbaru

BNNP Dukung Tes Urine Pejabat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau bakal menindaklanjuti permintaan Ketua DPRD Riau, Indra Gunawan. Permintaan ini berkenaan agar BNNP melakukan tes urine terhadap seluruh kepala daerah, wakil kepala daerah serta pejabat eselon II, III dan IV di Bumi Lancang Kuning.

Langkah tersebut, sebagai upaya dalam pemberantasan dan perlawanan terhadap narkoba. Karena, kini peredarannya di Provinsi Riau masuk kategori mengkhawatirkan. Bahkan penggunaan barang haram tersebut diduga telah menjangkiti seluruh kalangan. 

Menanggapi hal ini, Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Untung Subagyo mengapresiasi dukungan dari politisi Partai Golongan Karya (Golkar) untuk mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjalani tes urine.  Menurut Untung, langkah tersebut sebagai upaya deteksi dini dalam pemberantasan penyalahguna narkoba di lingkungan pemerintah.

"Saya mengapresiasi dukungan dari Ketua DPRD Riau yang mewajibkan pegawai untuk dites urine, ini akan kita tindak lanjuti. Karena yang mengkonsumsi narkoba tidak mengenal jabatan sosial dan profesi, semuanya bisa menggunakan narkoba," kata Untung kepada Riau Pos, Rabu (22/1) kemarin.

Untuk pelaksanaannya itu, tambah Untung, tergantung usulan dari kepala derah kota/kabupaten atau kepada dinas.

Karena, disampaikan dia, seluruh biaya dari  pelaksanaan tes urine ditanggung oleh mereka.

"Kita kapan saja siap melaksanakannya. Saya berharap secepatnya dilakukan atau Februari sudah terealisasi. Ini sangat bermanfaat, karena pegawai harus menjadi contoh dan panutan bebas narkoba bagi masyarakat," tuturnya.

Sebelumnya, Indra Gunawan mengatakan, maraknya peredaran narkotika di Provinsi Riau menjadi salah satu dasar mengapa dirinya ingin semua pejabat bersih dari narkoba. Mengingat selama ini yang menjadi sasaran tes hanya pegawai biasa.

Menurut Eet, sudah sepatutnya pemimpin daerah memberikan contoh kepada seluruh masyarakat bahwa mereka juga ikut memerangi narkoba secara nyata. Saat ditanya lebih jauh mengenai kepala daerah pengguna narkoba, Eet tidak mengatakan secara gamblang.  

"Baru sebatas indikasi dan laporan. Ada. Mudah-mudahan informasi yang saya dapat tidak benar. Makanya, jika memang kita serius untuk memberantas narkoba, kenapa kita tidak mulai dari pemimpinnya? Baru sampai ke bawah-bawah," ujarnya.

Ia melanjutkan, pejabat yang akan dilakukan tes urine nantinya meliputi kepala daerah (bupati/walikota) beserta wakil, pejabat eselon II, III dan IV serta pimpinan dan seluruh anggota DPRD mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

"Semuanya. Dimulai dari saya nanti selaku Ketua DPRD Riau. Kemudian ke jajaran. Wakil ketua sampai ke seluruh anggota dan staf," tegasnya.(gem)

Laporan RIRI RADAM, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bangun Kemitraan Berkelanjutan, PTPN IV PalmCo Jadikan Petani Sawit Pilar Utama

PTPN IV PalmCo menegaskan komitmen kemitraan sawit berkelanjutan bersama petani binaan melalui akselerasi program Peremajaan…

17 jam ago

Sebanyak 38 Calon Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Kanwil Kemenhaj Riau Ungkap PT BMW Tak Berizin

Sebanyak 38 calon jemaah umrah di Riau gagal berangkat ke Tanah Suci akibat travel PT…

17 jam ago

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Rohul, Bupati Anton Sebut Pramuka Benteng Generasi Muda Era Digital

Bupati Rohul Anton menegaskan Gerakan Pramuka harus tetap menjadi garda terdepan pembentukan karakter generasi muda…

18 jam ago

Satpol PP Pekanbaru Tegaskan Penertiban Prostitusi dan Tempat Asosial Terus Digelar Rutin

Satpol PP Kota Pekanbaru menegaskan penertiban lokasi prostitusi dan bioskop mini dilakukan secara rutin tanpa…

18 jam ago

Gol Tunggal Dimas Wicaksono Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk Semen Padang FC 1-0

PSPS Pekanbaru berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Semen Padang FC lewat gol tunggal Dimas…

22 jam ago

Tembus 2.047 Kasus pada September, Penderita ISPA di Rokan Hulu Meningkat Signifikan

Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu mencatat lonjakan kasus ISPA hingga 137 persen sepanjang Agustus-September 2026…

22 jam ago