Kepala Cabang BP Jamsostek Pekanbaru Panam A Fauzan (3 dari kanan)didampingi Kepala Bidang Pelayanan Zaid Afkar(1 dari kanan)dan Kepala Bidang Kepesertaan Esra Nababan (2 dari kanan) saat berkunjung ke kediaman M Yusuf Tanjung, peserta BP Jamsostek yang mengalami lakalantas.(foto/BP Jamsostek for Riaupos).
PEKANBARU(RIAUPOS.CO)- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Cabang Pekanbaru Panam melakukan kunjungan terhadap seorang pengemudi ojek online M Yusuf Tanjung, korban kecelakaan lalu lintas saat bekerja mengantar penumpang di Jalan Sudirman Pekanbaru.
Kepala Cabang BP Jamsostek Pekanbaru Panam A Fauzan disela kunjungan
ke kediaman Yusuf mengatakan, sopir ojol (ojek online) adalah peserta BP Jamsostek Pihaknya, selaku lembaga negara yang bergerak di bidang Jaminan Sosial, dalam tanggung jawab BP Jamsostek memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada seluruh pesertanya.
"Kami ingin memastikan bahwa M Yusuf Tanjung menerima pelayanan pengobatan sesuai standar, serta ingin mengetahui keluhan yang dialaminya,"tutur Fauzan.
Didampingi Kepala Bidang Pelayanan Zaid Afkar dan Kepala Bidang Kepesertaan Esra Nababan, Fauzan mengatakan kunjungan ini bagian dari empati kepada peserta BP Jamsostek yang mengalami kecelakaan kerja. Dimana semua biaya pengobatan korban sampai sembuh akan ditanggung sampai sembuh. "Biayanya tidak terbatas kita bantu sampai sembuh, " imbuhnya.
Sementara itu M. Yusuf Tanjung salah seorang sopir ojek online mengaku terkejut saat disambangi, karena ia sudah dilayani dengan baik untuk pengobatan dan kini menunggu pemulihan di rumah.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada BP Jamsostek yang telah menanggung seluruh biaya pengobatannya saat dirawat di RS Awal Bros Sudirman. "Saya sangat berterima kasih kepada Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Pekanbaru Panam beserta stafnya yang telah berkenan datang kerumah untuk bersilaturahmi dan menjenguk saya yang sedang sakit”, ujarnya.
Ia mengaku mengalami kecelakaan lalu lintas saat bekerja mengantar penumpang, hingga menyebabkan giginya masuk kedalam gusi sehingga perlu dilakukan tindakan operasi.
.
Saat kejadian ceritanya lagi, ia dilarikan teman-teman sesama ojek online ke RS Awal Bros Sudirman dan menghubungi pihak BP Jamsostek Pekanbaru Panam, karena dirinya terdaftar sebagi peserta BP Jamsostek cabang Pekanbaru Panam.
"Sejak masuk RS dan sampai pulang, saya tidak mengeluarkan biaya sedikitpun," ujarnya.
Pria dengan mata pencarian utama sebagai pengemudi ojek online ini mengaku sangat terbantu dengan terdaftar di BP Jamsostek
"Sebagai pengemudi ojek online saya merasakan manfaat menjadi peserta. Apalagi dalam kondisi saat ini, darimana akan dapat uang biaya operasi kalau tidak dibayar BP Jamsostek. Untuk itu, saya menghimbau kepada seluruh teman-teman pengemudi ojek online agar mendaftarkan diri, jika terjadi risiko ada yang melindungi, sehingga tidak membebani keluarga, " katanya.
Mahasiswa ITB-I bersama Forkopimda Inhu menanam 100 pohon di bantaran Sungai Indragiri sebagai upaya mencegah…
PT CDN meluncurkan All New Honda Vario 125 di Pekanbaru dengan desain baru dan varian…
PBBI dan PKMR menggelar baksos Imlek 2577 di Rohil dengan pembagian sembako serta layanan pengobatan…
Energi Mega Persada menyatakan kebanggaannya menjadi sponsor Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk dukungan…
Pemko dan Polresta Pekanbaru mendatangi New Paragon KTV menyusul laporan masyarakat terkait dugaan kontes waria…
RS Awal Bros Sudirman menghadirkan layanan neurorestorasi berbasis TMS sebagai harapan baru pemulihan pasien stroke…