Categories: Pekanbaru

SK Terbit, Kuliner Tugu Keris Dikelola LPM

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Ratusan pedagang yang mencari nafkah di Bundaran Tugu Keris, Jalan Diponegoro akhirnya resmi mendapatkan legalitas berjualan. Ini setelah surat keputusan (SK) Wali Kota Pekanbaru terkait areal itu jadi tempat berdagang resmi terbit.

Ada dua SK yang diterbitkan terkait Bundaran Tugu Keris. Pertama, SK penunjukan lokasi tersebut sebagai pusat kuliner. SK kedua, penunjukan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sebagai pengelola lokasi itu.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, Rabu (21/10).

"Sudah, SK-nya sudah dikeluarkan semalam. Dalam SK itu, pengelolaan dilakukan LPM," katanya. Dalam pengelolaan kawasan Bundaran Keris sebagai salah satu pusat kuliner, pengelolaan yang akan dilakukan LPM lebih tertata. Nantinya, akan ada pungutan retribusi di lokasi itu yang akan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dinas terkait akan langsung berhubungan dengan pengelola terkait PAD yang dihasilkan dari retribusi. Seperti dari sektor parkir, sektor kebersihan dan restoran.

"Pajak-pajak itu kita akan pungut melalui LPM, kan mereka yang mengelola di sana," terangnya. Ingot mengatakan, lebih dari 150 pedagang berjualan di kawasan tersebut. Mereka memulai aktivitas dagangan dari pukul 17.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Pedagang yang berjualan di kawasan itu juga akan ditata kembali.

"Pedagang kita minta untuk tidak berjualan hingga memakan badan jalan dan tidak mengganggu para pengguna jalan," imbuhnya.

Selama ini, pengelolaan pedagang di kawasan itu tidak jelas dan tidak memiliki legalitas dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sebagai salah satu pusat kuliner.

"Dengan pengelolaan yang baru dan ditata kembali selain menjadi salah satu pusat kuliner diharapkan dapat menjadi salah satu potensi sumber PAD bagi Pemko Pekanbaru," tutupnya.(azr)

Laporan : M. Ali Nurman (Pekanbaru)

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

4 jam ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

7 jam ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

7 jam ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

23 jam ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

2 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

2 hari ago