Categories: Pekanbaru

Horor! Kualitas Udara Pekanbaru di Atas Level Berbahaya

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kualitas udara Kota Pekanbaru makin parah, Ahad (22/9/2019). Bahkan malam ini, konsentrasi partikulat PM 10 melewati angka 600. Untuk diketahui, angka 350-600 sudah masuk kategori bahaya.

Pantauaan di situs www.bmkg.go.id, pantauan PM 10 melewati angka 600 terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Sementara dari dinihari hingga sore, PM 10 berkutat di angka 300-500, masih kategori berbahaya.

Konsentrasi PM 10 ini merupakan paling tinggi sejak Pekanbaru dilanda kabut asap sekitar sebulan terakhir. Bahkan kondisi ini diprediksi akan berlanjut. Karena kebakaran hutan dan lahan di Jambi semakin parah. Jumlah titik panas  (hot spot) meningkat tajam bahkan sampai dua kali lipat, dari 499 menjadi 799. Produksi asap di provinsi tetangga ini tampaknya bakal parah udara Provinsi Riau.

Kabut asap diprediksi sedang menuju Riau. Hal ini karena dibawa angin dari Tenggara-Selatan, atau dari arah Australia, menuju Baratlaut-Utara. Demikian diungkapkan Kepala BMKG Pekanbaru Sukisno kepada wartawan, Ahad (22/9/2019) di Pekanbaru.

"Kami sedang memantau pergerakan tersebut. Kabut asap yang dibawa dari karhutla Jambi dan Sumatera Selatan akan bertumpuk di Riau, karena terjadi perlambatan pergerakan angin akibat pembelokan. Sehingga asap Jambi, Sumsel dan Riau sendiri berkumpul di Riau," terangnya.

Soal kapan terjadi perubahan pergerakan angin yang membawa kabut asap meninggalkan Riau, Sukisno mengatakan, sekitar akhir September atau awal Oktober 2019.

"Akan terjadi perubahan pergerakan pada waktu-waktu itu. Dan biasanya akan diikuti oleh musim hujan. Kita doakan saja semoga kondisi daerah Riau dan negara kita cepat pulih kembali," kata Sukisno lagi.

Laporan: Eka Gusmadi Putra
Editor    : Firman Agus

Share
Published by

Recent Posts

Sindikat SIM Palsu di Siak-Pekanbaru Terbongkar, 8 Tersangka Diamankan

Polres Siak membongkar sindikat SIM palsu lintas wilayah. Delapan tersangka diamankan, 48 blangko SIM bekas…

2 jam ago

KPK Tetapkan 8 Tersangka OTT ATR/BPN, Sita Uang Rp106,3 Miliar

KPK menetapkan delapan tersangka dalam OTT ATR/BPN terkait dugaan suap HGB Summarecon dan menyita barang…

2 jam ago

YKAN dan LPHD Teluk Pampang Dorong Olahan Biota Mangrove Bernilai Ekonomi

YKAN dan LPHD Teluk Pampang mendorong warga mengolah biota mangrove menjadi produk makanan bernilai ekonomi…

3 jam ago

Tukang Ojek di Bengkalis Dibacok Penumpang, Kepala dan Tangan Terluka

Tukang ojek di Bengkalis dibacok penumpang menggunakan parang setelah mengantar ke Desa Kembung Baru. Korban…

1 hari ago

Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu, Suahasil Nazara Resmi Gantikan

Prabowo mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada…

1 hari ago

3.500 Pramuka Ikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru, Wako Dorong Aksi Nyata

Sekitar 3.500 Pramuka mengikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru. Wako Agung Nugroho mendorong aksi…

1 hari ago