Categories: Pekanbaru

Banyak Pelaku Usaha Tak Peduli

(RIAUPOS.CO) – Dari sekian banyak pelaku usaha penyedia saja di Kota Pekanbaru, baru 50 yang mengajukan proposal penerapan protokol kesehatan ke Pemko Pekanbaru. Padahal  ini merupakan syarat tempat usaha bisa beroperasi di masa transisi menuju new normal di tengah pandemi Covid-19.

Ada pun pelaku usaha yang telah mengajukan proposal penerapan protokol kesehatan cegah Covid-19 ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru tersebut terdiri dari hotel sebanyak 24, restoran 4, hiburan 17, supermarket 1, dan lain-lain empat. Bagi pelaku usaha yang abai dan tak dengan kesadaran sendiri mengajukan, maka tim monitoring dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan diturunkan.

Sesuai Peraturan Walikota (Perwako) 104/2020 yang mengatur perilaku hidup baru (PHB) masyarakat pasca pembatasan sosial berskala besar (PSBB), penerapan protokol kesehatan adalah hal wajib bagi pelaku usaha jika ingin beroperasi.

Ditegaskan Kepala DPMPTSP Pekanbaru H Muhammad Jamil MAg MSi, kewajiban ini pada dasarnya adalah untuk kebaikan bersama. ‘’Sesuai Perwako 104/2020 untuk menjaga kesehatan pengunjung maupun penyedia jasa. Bersama menjaga dengan menerapkan protokol kesehatan,’’ tegasnya, akhir pekan lalu.

Dia menggarisbawahi, penerapan protokol kesehatan adalah hal yang harus tumbuh dari dalam diri sendiri. ‘’Kita yang menjaga diri kita bukan orang. Yang paling penting menerapkan perilaku sehatnya ini.  Jaga jarak, pakai masker cuci tangan. Harus dengan kesadaran sendiri,’’ imbuhnya.

Terkait masih banyak pelaku usaha yang belum mengajukan proposal penerapan protokol kesehatan, Jami mengakuinya.

‘’Masih banyak yang menganggap ini tidak perlu, padahal ini penting. Bukan hanya untuk kita saja. Tapi juga orang di sekitar kita,’’ urainya.

Untuk mendorong percepatan pelaku usaha mengajukan proposal penerapan protokol kesehatan, dia memastikan akan menurunkan tim. ‘’Ada tim dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru  yang akan  monitoring semua usaha. Kita harapkan kesadaran. Kalau tidak sadar, kita yang turun,’’ singkatnya.

Sebelumnya, usai menerima proposal rencana penerapan protokol kesehatan oleh pelaku usaha, peninjauan lapangan dilakukan, Rabu (17/6). Ada 12 hotel didatangi untuk dilihat standar protokol kesehatan yang diterapkan.

Di Pekanbaru, PSBB berakhir 28 Mei lalu. Aktivitas masyarakat kembali berangsur normal. Namun, pada masa yang saat ini disebut transisi menuju new normal, baik pelaku usaha maupun individu wajib dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Ini tertuang dalam Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru nomor 104/2020 tentang Perilaku Hidup Baru (PHB).

Perwako ini mengandung sanksi administratif jika tidak dipatuhi. Khusus untuk pelaku usaha, dalam masa transisi ini bisa beroperasi jika sudah mendapatkan rekomendasi terkait penerapan protokol kesehatan. Ini dengan awalnya mengajukan proposal pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pekanbaru.

Penerapan protokol kesehatan adalah hal yang wajib dipenuhi pelaku usaha. Pengabaian terhadap kewajiban ini bisa menyebabkan tempat usaha disanksi hingga pada pencabutan izin.(yls)

Laporan M ALI NURMAN, Pekanbaru

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

1 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

1 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

1 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

1 hari ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

1 hari ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

1 hari ago