Categories: Pekanbaru

Talenta Kreatif Nasional Banyak Lahir dari Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dalam meningkatkan kreativitas remaja, BKKBN Riau melaksanakan Ajang Kreativitas Remaja dan Pemlihan Duta Genre (Generasi Berencana). Ajang yang bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk Kekuarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (PPKBP3A) Kabupaten Kampar, digelar di Aula Kantor Bupati Kampar, Jumat (21/6).

‘’Dengan diselenggaraan kegiatan tersebut di Kampar, semoga ini menjadi generasi muda yang kreatif dan inovatif serta generasi yang siap menyongsong masa depan. Dengan lahirnya duta-duta genre, semoga mereka bisa berkreasi di tengah masyarakat dan memberikan keberkahan untuk generasi Kampar nantinya,” ucap Sekda Kampar Drs Yusri saat membuka acara.

Hadir pada kesempatan tersebut, sebagai pemateri dari Dikti BKKBN Pusat Eka Edi Singsi MM dan Kepala Perwakilan BKKBN Riau Drs Agus P Proklamasi MM.

Sekda juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BKKBN Perwakilan Riau yang telah memilih Kabupaten Kampar sebagai tuan rumah.

‘’Selanjutnya kita juga patut berbangga, ternyata kreativitas Indonesia banyak lahir dari Riau terutama dari Genre Provinsi Riau khusus Kabupaten Kampar, di mana pada 2018, Kampar menjadi juara Duta Genre tingkat nasional atas nama Fauzan Hawali siswa SMAN 1 Bangkinang Kota. Kemudian lagu genrepun berasal dari Riau, tepat sekali bahwa karya anak negeri menjadi karya anak bangsa,” ungkap Yusri.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Riau Agus Putro Proklamasi mengatakan, perilaku dan kenakalan remaja Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. Hal ini sangat beralasan, karena banyaknya kasus kenakalan seperti melakukan seks pranikah yang mengakibatkan terjadinya pernikahan dini, kehamilan yang tidak diingiinkan, aborsi  dan infeksi menular seksual serta penyalahgunaan narkoba.

‘’’Semua kasus kenakalan remaja tersebut mengakibatkan remaja terganggu kesempatannya untuk melanjutkan sekolah, mencari pekerjaan, memulai kehidupan berkeluarga, menjadi masyarakat yang normal dan akhirnya menjadi lost quality generation,’’ kata Agus.

Disebutkan Agus, berdasarkan UU Nomor 52/2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dinyatakan dalam meningkatkan kualitas remaja dilakukan dengan cara memberikan informasi.(eca)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Hujan Deras Guyur Pasirpengaraian, Upacara HUT ke-27 Kabupaten Rohul Sempat Tertunda

Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di Halaman Kantor…

9 jam ago

Pemkab Kepulauan Meranti Lelang Aset Daerah Senilai Rp1,91 Miliar

Pemkab Kepulauan Meranti melalui BPKAD kembali melelang barang milik daerah (BMD) senilai Rp1,91 miliar secara…

9 jam ago

LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Kedatangan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…

1 hari ago

Momentum HUT ke-27 Kuansing, Tokoh Masyarakat Marwan Yohanis Minta Putus Mata Rantai Persoalan Hukum

Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…

1 hari ago

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

2 hari ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

3 hari ago