Categories: Pekanbaru

Fotokopi KK Wajib Dilegalisir Syarat Utama PPDB

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pada peneriman peserta didik baru (PPDB) tahun ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru menambah syarat pendaftaran. Yaitu fotokopi kartu keluarga (KK) harus yang sudah dilegalisir Disdukcapil. Ini menjadi salah satu syarat utama PPDB.

Sekretaris Disdik Kota Pekanbaru Muzailis mengatakan, penerapan syarat itu untukmendukung pelaksanaan PPDB sistem zonasi. Di mana, ketentuan syarat fotokopi KK harus dilegalisir tersebut juga untuk memastikan jika pelaksanaan PPDB berjalan trasnparan dan lebih diperketat.

“Bukan hanya fotokopi kartu keluarga yang harus legalisir. Tetapi KK yang aslinya pun diperlukan sebagai syarat,” ujar Muzailis, Selasa (21/5).

Sementara untuk pendaftar yang berbeda domisili pada KK dengan tempat tinggalnya, maka dapat dibuktikan dengan surat domisili yang dilegalisir juga.

Seperti diberitakan sebelumnya, PPDB SMP negeri tahun ini kembali menerapkan sistem zonasi. Di mana tempat tinggal calon peserta didik menjadi penentu ia akan sekolah di mana. Disdik sendiri menetapkan kuota penerimaan untuk anak tempatan sesuai zonasi sebesar 90 persen. Sisanya, jalur prestasi lima persen dan jalur untuk orang tua pindah tugas lima persen.

Terkait syarat fotokopi KK yang harus dilegalisir ditanggapi beragam oleh orang tua. Sebagian orang tua mengatakan bahwa penerapan sistem zonasi dan dibuktikan dengan fotokopi KK legalisir sebagai bentuk transparansi pelaksanaan PPDB.

“Sekarang kan tak ada sekolah unggulan. Jadi tidak perlu pilih-pilih sekolah favorit. Karena semua sekolah kan bagus. Jadi syarat KK legalisir bagus agar sekolah menerima siswa baru sesuai zonasi 90 persen,” ungkap Umar, orang tua siswa.

Sementara Andy, orang tua siswa lainnya menilai sistem zonasi mempersulit masyarakat. Sebab masih banyak warga yang tinggal di pinggiran kota dan memiliki KK yang berbeda domisili. “Ya kan banyak warga yang KK-nya masih alamat lama. Jadi harus minta surat keterangan domisili lagi dari kelurahan atau Pak RT. Jadi makin sulit aja,” katanya.(ilo)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

7 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

7 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago