Categories: Pekanbaru

Sajikan Hidangan Simpel untuk Berbuka Puasa

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Menunggu waktu berbuka puasa sambil berkumpul dan sebagainya menjadi hal wajib saat Ramadan tiba. Siapupun bisa berpartisipasi. Banyak orang saat menunggu waktu berbuka membeli makanan maupun minuman yang terpampang rapi di pasar Ramadan.

Nah, buat yang tidak terbiasa membeli takjil di luar atau yang lebih suka masak di rumah, melalui acara Kuliner UMKM Sajian Hotel Bintang Lima yang ditaja Caraka Corporation di Pasar Nostalgia 3, para ibu bisa mencontoh hidangan simple. Membuat nasi pecal dan ongol-ongol.

Masakan kuliner tersebut langsung mendatangkan chef andal Pekanbaru, bernama Chef Arie Sanyi. Katanya, saat memasak nasi pecal, bahan yang digunakan dari bumbu kacang, beras, minyak mentega, kol, selada dan daging ayam bagian paha.

Mula-mula, masak terlebih dahulu beras dan bumbu kacang. Saat sudah selesai, barulah memasak paha ayam yang sudah dibumbui dengan bawang merah dan bawang putih, ketumbar, kunyit, gula dan garam yang sudah didiamkan selama 15 menit sampai 30 menit.

Proses plating, ambil bumbu kacang lalu diputar ke tempat bulat sebanyak dua kali. Lalu tambahkan sayuran di bagian kiri, kemudian nasi di tengah. Barulah memasukan ayam dan bunga agar terlihat hidup. Lalu ditambahkan dengan keripik tempe.

Kemudian, memasak ongol-ongol. Berbahan dasar tepung sagu, gula pasir, minyak almond, pewarna alami dari gambir sehingga warnanya merah.

Menurutnya, cara memasak untuk pertama kalinya, masukan air dan pewarna alami. Saat mendidih dicampurkan dengan gula. Terakhir masukkan bahan kering tepung sagu dua sendok makan dan tepung hangkue.

Terakhir, proses plating. Katanya, yang pertama, susu yang disudah dicampur santan, diletakkan ke piring dengan cara dilempar, namun tetap teratur. Barulah dimasukkan ongol-ongol bermacam bentuk yang dibalut ampas kelapa. Setelah itu dihias sesuai selera, motif bunga, contohnya.

Chef Arie katakan, untuk sajian di restoran, ongol-ongol yang harganya Rp2 ribu, bisa dibandrol dengan harga Rp25 ribu. Sementara nasi pecal yang harganya Rp10 ribu bisa diberi harga Rp30 ribu. ‘’Jadi plating sangat penting dalam penyajian. Sehingga para pegiat UMKM maupun pengunjung yang ada di Pasar Nostalgia 3 Pekanbaru bisa menerapkan di rumah ataupun di tempat usahanya,’’ jelasnya.(*3)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru Raih Best Implementer Awards Seameo Biotrop 2025

SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru meraih Best Implementer Awards Seameo Biotrop 2025 atas inovasi pertanian perkotaan…

18 jam ago

Jelang Idulfitri, Stok BBM dan Elpiji di Inhil Dipastikan Aman

Stok BBM dan elpiji di Indragiri Hilir dipastikan aman jelang Idulfitri. Namun harga cabai merah…

19 jam ago

Jembatan Gantung Sungai Gansal Resmi Dibuka, Warga Kini Tak Perlu Memutar 30 Menit

Jembatan gantung Sungai Gansal di Batang Gansal, Inhu resmi dibuka. Warga kini lebih mudah menyeberang…

19 jam ago

Lahan Kosong di Delima Pekanbaru Terbakar, Asap Tebal Ganggu Pengendara

Kebakaran lahan terjadi di Kelurahan Delima Pekanbaru. Api cepat menyebar, sementara seorang driver ojol berusaha…

19 jam ago

Kapolda Riau Gelar Rakor Lintas Sektoral, Bupati Siak Ajak Perkuat Kesiapsiagaan Jelang Idulfitri

Polda Riau menggelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Lancang Kuning 2026. Bupati Siak menekankan sinergi pemerintah…

20 jam ago

Pemkab Rohul Ubah Tradisi Takbiran, Pawai Obor Jalan Kaki Siap Meriahkan Idulfitri

Pemkab Rohul menggelar pawai obor berjalan kaki untuk memeriahkan malam takbiran Idulfitri 1447 H, menggantikan…

20 jam ago