Dokter melakukan pemeriksaan kesehatan kepada napi di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Jumat (19/4/2024). (Humas Lapas pekanbaru untuk riaupos.co)
KOTA (RIAUPOS.CO) – Masuk agenda mewujudkan Pemasyarakatan Sehat, sekaligus memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-60, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melakukan cek kesehatan menyeluruh. Tidak hanya kepada para napi, tapi juga para pegawai.
Kegiatan ini dimulai Jumat (19/4) yang di awali dengan penyuluhan kesehatan. Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Sapto Winarno menjelaskan, kegiatan Pemasyarakatan Sehat ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas kesehatan warga binaan. Sekaligus kesehatan para Petugas Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.
”Kegiatan Pemasyarakatan Sehat ini adalah sebagai upaya jajaran Pemasyarakatan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan Petugas Pemasyarakatan dan warga binaan. Ini kita bagi dalam beberapa kegiatan. Salah satunya pemeriksaan kesehatan dan pengobatan massal kepada pegawai dan warga binaan yang sudah kita laksanakan,” kata Sapto, Ahad (21/4).
Selain itu, rangkaian kegiatan ini juga dilakukan pembersihkan lingkungan lapas. Mulai dari area kamar atau blok hunian, tempat MCK, drainase bahkan hingga pencucian tempat sampah.
Kegiatan kebersihan tersebut melibatkan seluruh unsur lapas. Sementara untuk cek kesehatan, di mana pesertanya cukup banyak, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menurunkan seluruh sumber dayanya dalam pelaksanaan.
”Untuk pemeriksaan kesehatan dan pengobatan massal kepada pegawai dan warga binaan kita menurunkan seluruh dokter dan tenaga medis Klinik Pratama Lapas Pekanbaru,” kata Sapto.(end)
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…
Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…