Categories: Pekanbaru

Masih Banyak Warga Keluyuran Malam

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kendati sudah ditetapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Pekanbaru, namun kebanyakan warga masih saja terlihat keluyuran di malam hari. Padahal jelas, pembatasan aktivitas masyarakat hanya sampai pukul 20.00 WIB, dan dilanjut pukul 05.00 WIB. Di kawasan Jalan HR Soebrantas, Panam misalnya, kegiatan warga masih saja ada hingga pukul 22.00 WIB dan menjelang larut malam. Terutama di pelataran jalan yang dipadati oleh pelaku usaha kecil-kecilan tersebut.

Pantauan Riau Pos, malam tadi, kawasan Kecamatan Tampan yang meliputi Jalan HR Soebrantas itu masih tampak ramai. Padahal sehari sebelumnya kondisi jalanan tersebut sudah mulai lengang. Annisa, salah satu warga sekitar di lokasi menyebut bahwa dirinya keluar hanya untuk membeli keperluan rumah tangga.

“Ada perlu Mas, makanya keluar. Lagi cari keperluan rumah,” ujarnya kepada Riau Pos.

Selain itu, di seputar jalan tersebut para pedagang yang membuka lapak di jalur lambat juga masih dipadati. Titik keramaian masih tampak di lokasi itu. Sedangkan di check point dua lokasi yang berdekatan dengan Jalan HR Soebrantas, yaitu di Rimbo Panjang dan Garuda Sakti, pengendara yang melintas dari luar daerah tetap diperiksa oleh aparat gabungan dari kepolisian, TNI, Dishub dan Satpol PP. Sedangkan pantauan di kawasan permukiman masyarakat, banyak akses menuju perumahan sudah ditutup. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona yang membuat warga paranoid tersebut.

Ditutup

Di hari kelima PSBB di Kota Pekanbaru akhirnya diputuskan penutupan Jalan Jenderal Sudirman, dimulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB. Penutupan tersebut berlangsung sejak malam tadi (21/4). “Ya benar ada penutupan jalan Jenderal Sudirman. Kepada masyarakat yang tidak berkepentingan agar tidak keluar rumah,” sebut Kasatlantas Polresta Pekanbaru Kompol Emil Eka Putra kepada Riau Pos.

Emil menambahkan, bagi yang keluar rumah terpaksa harus mengikuti pengalihan arus yang telah dibuat. Katanya, ada empat jalur alternatif. Pertama, jika  pengguna jalan dari utara maka melewati Jalan Yos Sudarso-Jembatan Siak 3-Jalan Juanda-U Turn Siak 4-Jalan Setya Budhi-Jalan Sultan Syarif Kasim-Jalan Diponegoro-Jalan Kapling-Jalan Imam Munandar. Alternatif kedua dari utara yakni Jalan Riau-A Yani-Jalan Cut Nyak Dien-Jalan Tanjung-Jalan Pepaya-Jalan Tuanku Tambusai-Jalan Soekarno-Hatta.

 

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

13 jam ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

16 jam ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

17 jam ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

18 jam ago

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

1 hari ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

1 hari ago